TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Penyaluran Kredit Diprediksi Lebih Ketat

Achmad Adhito
17 January 2020 | 15:14
rubrik: Ekonomi
12 Kepala Perwakilan BI, Berganti

Sumber Foto: Bank Indonesia

Jakarta, TopBusiness—Sejalan dengan prakiraan melambatnya pertumbuhan kredit baru, kebijakan penyaluran kredit pada triwulan satu 2020 diprakirakan lebih ketat, terindikasi dari Indeks Lending Standard (ILS) sebesar 12,8%, lebih tinggi dibandingkan 10,6% pada triwulan sebelumnya.

“Pengetatan standar penyaluran kredit terutama akan dilakukan untuk jenis kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit UMKM,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Onny Widjanarko, dalam keterangan tertulis hari ini.

Menjelaskan hasil terbaru Survei Perbankan Indonesia, dia memaparkan bahwa aspek kebijakan penyaluran kredit yang akan diperketat yaitu jangka waktu kredit dan persyaratan administrasi.

Hasil survei tersebut mengindikasikan responden tetap optimis terhadap pertumbuhan kredit untuk keseluruhan tahun 2020. Responden memprakirakan pertumbuhan kredit pada 2020 sebesar 9,4% (yoy/year on year). Optimisme tersebut antara lain didorong oleh ekspektasi responden bahwa risiko penyaluran kredit dan rasio kecukupan modal yang relatif terjaga.

Survei Perbankan itu menjelaskan bahwa Bank Indonesia mengindikasikan pertumbuhan triwulanan kredit baru meningkat pada triwulan empat 2019 dan diprakirakan melambat pada triwulan satu 2020.

Perkembangan tersebut tercermin dari saldo bersih tertimbang (SBT) permintaan kredit baru pada triwulan empat 2019, sebesar 70,6%, lebih tinggi dibandingkan 68,3% pada triwulan sebelumnya; namun lebih rendah dari 71,7% daripada triwulan empat 2018. Berdasarkan jenis penggunaan, meningkatnya permintaan kredit baru bersumber dari kredit investasi dan kredit konsumsi.

Perlambatan pertumbuhan kredit baru di triwulan satu 2020 ditengarai sejalan dengan masih melambatnya aktivitas perekonomian.

Sumber Foto: Bank Indonesia

BACA JUGA:   BI Rate Tetap di 4,75%
Tags: bank indonesiapertumbuhan kreditsurvei perbankan
Previous Post

Moody’s Ingatkan Bank Sentral Sediakan Likuiditas Jangka Pendek

Next Post

FOTO – Paparan Wadirut PLN Darmawan Prasodjo

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR