TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Jelang Pengumuman BI, Rupiah Masih Digdaya

Busthomi
23 January 2020 | 10:56
rubrik: Business Info
Sentimen Positif AS Bakal Picu Rupiah di Zona Merah

foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS (USD) pada perdagangan hari ini diproyeksi masih akan melanjutkan penguatannya di pasar spot. Hal ini mengingat masih banyak sentiment positif rupiah sekaligus juga sentiment negatif dari mata uang NKRI itu. Ditambah lagi rupiah juga menyambut positif jelang pengumuman suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) itu.

Mengutip Bloomberg pagi ini, rupiah dibuka di level Rp 13.641 per USD atau menguat tipis 5 poin dari penutupan sebelumnya di angka Rp13.646 per USD. Dan ternyata kedigdayaan rupiah masih berlanjut hingga dua jam kemudian, rupiah masih bertengger di posisi Rp13.610 per USD atau menguat 36 poin alias 0,26%.

Menurut analis pasar uang dari Vibiz Research Center, Alfred Pakasi, pergerakan pasar uang di Kamis pagi ini menunjukkan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dollar terpantau yang tertinggi dalam 23 bulan ini. Sementara dollar AS di pasar Asia agak melandai setelah melemah di sesi global sebelumnya.

“Menguatnya rupiah terjadi sementara dollar tampak mendatar di pasar uang Asia setelah turun meninggalkan sekitar posisi 1 bulan tertingginya di tengah kekhawatiran wabah coronavirus dari China yang menekan yuan dan yen,” tutur dia di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Lebih jauh disebutkan, untuk Indeks dollar sendiri, yang mengukur dollar terhadap keranjang enam mata uang saingan utamanya itu, pada pagi hari WIB ini tampak flat ke tangga 97,52, dibandingkan level penutupan sesi sebelumnya di posisi 97,53.

Sementara di saat bersamaan, tampak untuk IHSG sendiri di sesi pertama itu terpantau menguat terbatas 0,05% atau 3,235 poin ke level 6.236,158. Ada pun bursa saham kawasan Asia khususnya bursa kawasan China melemah oleh bertambahnya korban jiwa wabah coronavirus dari China itu.

BACA JUGA:   Sentimen Positif tak Direspon, Rupiah Dibuka Melemah Tipis

Meski masih perkasa, Vibiz Research Center sendiri melihat dollar AS terhadap rupiah hari ini bisa melemah. Dan dengan dollar di pasar Asia agak datar. Mata uang Merah-Putih itu terhadap dollar dalam seminggu ini terlihat akan berada dalam kisaran antara Rp 13.570 – Rp 13.743.

Tags: dolar ASkurs rupiahrupiah
Previous Post

Metrodata Electronics Optimis di 2020

Next Post

Kredit Seret, Indef Sebut Pasar Bank Mulai Meredup

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR