TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Tiga Proyek MTPS Tahun Ini Capai Rp561,3 M

Busthomi
11 February 2020 | 17:07
rubrik: Business Info
PLN Lampaui Target Promo Tambah Daya

Jaringan Listrik PLN/Infonawacita com

Jakarta, TopBusiness – PT Meta Epsi Tbk (MTPS) terus memburu kontrak-kontrak baru guna memperkuat kinerja perseroan menjadi lebih baik lagi. Dan di tahun 2020 ini, perseroan akan menggarap tiga proyek besar baik dari swasta maupun dari BUMN.

Tercatat, di awal tahun ini MTPS sudah menerima kontrak untuk proyek jasa konstruksi dari grup PT Pan Brothers Tbk (PBRX), PT PLN (Persero), dan PT Pertamina (Persero) dengan total mencapai Rp561,3 miliar.

“Untuk Pan Brothers ini total nilai proyek sebesar Rp52,54 miliar, untuk PLN nilainya mencapai Rp357,12 miliar dan untuk proyek dari Pertamina sebesar Rp151,65 milliar,” tutur Direktur Utama MTPS, Kahar Nawar di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Selama ini, kata dia, proyek-proyek yang digarap perseroan memang rata-rata bernilai tinggi hingga Rp1-2 triliun. Dan perseroan pun masih akan terus mencari kontrak-kontrak baru guna perkuat fundamental itu.

“Kita juga cari proyek dari BUMN. Cuma karena baru ganti kabinet kemarin dengan Menteri BUMN baru, maka tendernya baru start itu antara 1-2 bulan ke depan,” ujar dia.

Ke depan, perseroan akan terus mengembangkan portofolio proyek ke proyek energi terbarukan, maupun konstruksi bangunan warehouse dan pabrik.

Dia mengklaim, kondisi perseroan saat ini masih kuat, kendati sempat disuspensi pihak BEI karena kenaikan sahamnya tak terkendali.

Seperti diketahui, harga IPO dari MTPS sendiri di angka Rp320 per saham yang dicatatkan di BEI pada 10 April 2019 lalu, namun hingga bulan September sempat mencapai hampir ke level Rp2.000. Setelah terus turun sampai ke titik terbawah di posisi Rp350 pada perdagangan kemarin.

Kondisi tersebut sempat mencuatkan isu terkait dengan masalah skandal Jiwasraya dan Asabri. Namun pihaknya enggan untuk mengkomentari hal itu.

BACA JUGA:   Tercatat Perdana, Saham MTPS Naik 50 Persen

“Soal saham ini kita hanya konsentrasi ke fundamental dan kita percaya value kita dengan banyaknya kontrak maka harga MTPS akan semakin bagus. Karena fundamental kita kuat. Ini ada gonjang-ganjing di pasar di luar kemampuan kita. Tapi saya tak bisa jawab  terkait dengan Jiwasraya,” pungkasnya.

Tags: Meta Epsi
Previous Post

Jalankan Bisnis LNG, PGN Makin Ekspansif

Next Post

Anggaran PKBL Pengelola Borobudur Rp 4,96 Miliar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR