TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pemerintah Terbitkan SBR 009 dengan Kupon 6,30%

Busthomi
17 February 2020 | 17:14
rubrik: Business Info, Capital Market
Pekerja Berpendidikan Jateng bisa Pacu Ekonomi

Jakarta, TopBusiness – Pemerintah melalui Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (Dirjen PPR) Kementerian Keuagan, atas nama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pada hari ini telah melaksanakan penetapan hasil penjualan Savings Bond Ritel (SBR) seri 009 atau SBR009.

Seri surat utang ini merupakan instrumen Surat Berharga Negara (SBN) ritel pertama yang diterbitkan di tahun 2020 ini.

Dengan total volume pemesanan pembelian SBR009 yang telah ditetapkan adalah sebesar Rp2,25 triliun atau tepatnya Rp2,255.246.000.000,00. 

Nantinya, dana hasil penjualan SBR009 tersebut akan dipergunakan untuk memenuhi sebagian kebutuhan pembiayaan APBN 2020, antara lain untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Beberapa capaian atas penjualan SBR009 adalah sebagai berikut:Pertama, Penjualan SBR009 ini berhasil melebihi target indikatif sebesar Rp2 triliun, dengan total investor sebanyak 11.247.

Kedua, jumlah investor baru SBR009 ini sebanyak 6.539 investor (58,14% dari total investor SBR009) dengan jumlah nominal pembelian SBR009 sebesar Rp1,13 triliun (50,02% dari total seluruh nominal pembelian SBR009).

Ketiga, total jumlah investor baru didominasi oleh generasi milenial yaitu sebanyak 55,0%. Keempat, investor setia yang selalu membeli SBR secara online dari seri SBR003 hingga SBR009 sebanyak 99 investor dengan nominal pembelian sebesar Rp18,70 miliar.

Sementara terkait tingkat kupon yang ditawarkan adalah jenis kupon mengambang dengan tingkat kupon minimal (floating with floor) berdasar suku bunga acuan adalah BI 7-Day Reverse Repo Rate.

Untuk tingkat kupon sendiri, tingkat kupon untuk periode 3 bulan pertama (tanggal 19 Februari 2020 hingga 10 Mei 2020) adalah sebesar 6,30% berasal dari suku bunga acuan yang berlaku pada saat penetapan kupon yaitu sebesar 5,00% ditambah spread tetap 130 bps (1,30%).

BACA JUGA:   Jadikan Human Capital sebagai Mitra Strategis Perusahaan, TGI Kandidat Raih TOP HC Awards 2025

Dan untuk tingkat kupon berikutnya akan disesuaikan setiap 3 bulan pada tanggal penyesuaian kupon sampai dengan jatuh tempo. 

Nantinya, penyesuaian tingkat kupon didasarkan pada suku bunga acuan ditambah spread tetap 130 bps (1,30%) itu.

Sedang tingkat kupon sebesar 6,30% adalah berlaku sebagai tingkat kupon minimal (floor) dan tingkat kupon minimal tidak berubah sampai dengan jatuh tempo. 

Tags: menteri keuanganSBR 009
Previous Post

BTN Targetkan Laba Bersih Capai Rp3 T

Next Post

NPL BTN Bisa Ditekan ke Level 3%

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR