Jakarta, TopBusiness—Direktur Utama Rekayasa Industri (Rekind), Yanuar Budinorman, mengatakan bahwa pihaknya dalam program CSR, punya suatu pencapaian bagus. Yakni, dalam skor kepuasan lingkungan, mendapatkan skor tertinggi di lingkungan Pupuk Indonesia Grup.
“Skor kami mencapai 93,41 atau ‘sangat puas’. Dan tingkat ‘sangat puas’ ini terjadi dalam lima tahun berturut-turut,” kata Yanuar di Jakarta (24/2/2020), dalam presentasinya untuk Dewan Juri Top CSRĀ 2019, suatu ajang penilaian dan penghargaan program CSR, yang digelar Majalah TopBusiness bersama sejumlah institusi.
Yanuar pun menjelaskan bahwa untuk program CSR, pihaknya punya kerja sama internasional. Antara lain, Rekind bekerja sama dengan Kedutaan Besar Polandia, untuk pasokan teknologi alat kesehatan. Selain itu, Rekind mengupayakan integrasi untuk mencapai tujuan-tujuan SDGs.
Yanuar menjelaskan bahwa anggaran CSR dan PKBL (Program Kemitraan Bina Lingkungan) Rekind pada tahun 2019 di kisaran miliaran Rupiah. Dalam hal ini, anggaran CSR senilai Rp 4,9 miliar.
Untuk anggaran program kemitraan, di nilai Rp 5 miliar. Sementara, anggaran bina lingkungan, nilainya Rp 1,2 miliar. “Untuk program kemitraan, itu menggunakan dana bergulir, yang dulu diambil dari laba perusahaan,” Yanuar mengatakan.
Adapun untuk dana CSR, sumbernya dari biaya proyek.
Untuk tata kelola CSR, ada struktur organisasi tertentu. Yakni, corporate secretary membawahkan bagian komunikasi perusahaan dan CSR.
“Visi CSR Rekind adalah memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat melalui kegiatan CSR, sesuai strategi bisnis,” kata dia.
Pewarta Foto: Rendy MR/TopBusiness
