Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Selasa (25/2) di Bursa Efek Indonesia terkoreksi 19,91 poin, atau setara dengan 0,34 persen ke posisi 5.787,138. Pelaku pasar terus-menerus mencermati perkembangan isu virus corona.
Pelaku pasar masih mengikuti arah sentimen negatif, menyusul pelemahan indeks dowjones industrial average di Wall Street, pada penutupan perdagangan waktu setempat.
Selanjutnya, mereka pun mencerna, sekaligus khawatir terhadap penyebaran virus COVID-19 di luar China yang mencatat penambahan. Misal, Korea Selatan mencapai 833 orang, Italia 230 orang dan Iran 61 orang.
Perdagangan berjalan normal dengan volume mencapai 5.479.741.332 unit, dengan frekuensi 411.529 kali senilai Rp 5,469 triliun. Sejumlah saham-saham mengalami tekanan, diantarnya, PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) Rp 31 ke posisi 69 per unit saham, diikuti PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) Rp 900 ke posisi Rp 8.600, dan PT Wicaksana Overseas International Tbk (WICO) Rp 90 ke posisi 450.
Fotographer: Rendy MR
