Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Kamis (27/02) di Bursa Efek Indonesia (BEI) terjun bebas 2,69 persen, atau setara dengan 153,23 poin ke posisi 5.535,694. Pelaku pasar menjadikan virus corona sebagai sesuatu yang menakutkan, sebab berdampak global.
Direktur BEI Hasan Fawzi, di Jakarta, menyatakan, anjloknya indeks komposit hingga melebihi 1 persen dalam sehari akan disikapi dengan meningkatkan pengamatan terhadap kondisi pasar dan emiten. Dia menyebutkan, penurunan indeks hingga sesi I perdagangan merupakan dampak global dari penyebaran virus corona yang hingga kini masih menjadi momok bagi pelaku pasar.
Perdagangan berlangsung normal dengan volume transaksi mencapai 6.342.891.677 unit saham, dengan frekuensi 493.507 kali senilai Rp 7,101 triliun.
Sejumlah saham mengalami pengurangan harga, diantaranya, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 100 menjadi Rp 5.950, diikuti PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) Rp 550 menjadi Rp 6.550, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 425 menjadi Rp 17.575 per unit saham.
Fotographer: Rendy MR
