CSR Asuransi Sinar Mas Membangun Keberlanjutan Bisnis

Penulis Albarsyah

Jakarta, TopBusiness – Asuransi Sinar Mas sebagai perusahaan asuransi papan atas di Indonesia sudah memiliki tata kelola yang sangat baik dan terus memberikan pertumbuhan bisnis.  Asuransi ini juga memberikan keamanan proteksi (insurance) secara totalitas bagi seluruh masyarakat dari lapisan paling bawah hingga paling atas.

Ada empat pilar yang diterapkan asuransi ini dalam kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR),  yaitu  SDGs 4 sektor pendidikan, SDGs 5 sektor kesetaraan gender, SDGs 10 mengurangi ketimpangan, dan SDGS 17 kemitraan untuk mencapai tujuan.

Tentunya target implemetasi perusahaan asuransi ini pun sejalan pula dengan visi dan misi presiden RI 2019-2024 pada sektor Otoritas Jasa Keuangan (literasi keuangan), Kemeterian Pariwisata, Kementerian Desa, Transmigrasi dan Pembangunan Desa Tertingal.

“Di mana ketiga visi dan misi pemerintah ini pun sejalan pula dengan kebijakan dan core business perusahaan,” ujar Director Asuransi Sinarmas, Dumasi Marisina Magdalena Samosir,  dalam sesi Presentasi dan Wawancara Penjurian TOP CSR Awards 2020 di Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Asuransi Sinar Mas aktif memberikan literasi keuangan bagi masyarakat dalam jaminan proteksi atau insurance.  Perusahaan juga mendukung program Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (PRUKADES), serta pula mendukung pengembangan Danau Toba sebagai destinasi super prioritas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) melalui penciptaan produk kreatif di kabupaten Humbang Hasudutan.

“Dalam penerapan CSR ada tiga pilar yaitu Charity, peningkatan akses informasi keungan, serta pemberdayaan masyarakat, kemitraan serta pemerataan akses informasi keungan, People, Profit dan Planet sudah tercakup keseluruhannya,” tegas Dumasi.

Dia menambahkan, ada  sejumlah program CSR unggulan dari Asuransi Sinar Mas. Program pertama adalah membangun peningkatan sumber daya manusia dalam bidang pendidikan kepariwisataan. Asuransi Sinar Mas memberikan beasiswa penuh untuk menciptakan tenaga pariwisata yang mumpuni guna membangun pariwisata di sekitar Danau Toba.

“Semenjak tiga tahun dari tahun ajaran 2016/2017 telah mencetak lulusan SMK Pariwisata sebanyak 70 siswa yang sudah siap terjun pada bisnia pariwisata,” ujar Dumasi.

Perusahaan juga membangun Rumah Kreatif Sinar Mas, di mana rumah kreatif ini memiliki cluster kompetensi: perpustakaan dan rumah baca serta CEO mengajar. Lantas ada kelas pelatihan komputerisasi, design grafis, dan pembuatan blog dan medsos. Ada sentra audio visual serta kelas olah vokal dan seni tari.

“Lantas ada Sentra Kriya, di kelas ini ada pelatihan berbasis eco fashion , membatik, pembuatan kemasan, menenun, eco print, budidaya kopi Arabica dan juga pelatihan pemasaran.Dan sentra bermain, menonton film pendidikan, mewarnai, membuat sketsa busana, membuat keterampilan kanzashi,” jelas Dumasi.

Dumasi melanjutkan, Asuransi Sinar Mas betul-betul membina krearifan lokal serta meningkatkan kemampuan mitra binaan agar mereka bisa menjadi pengusaha lokal yang kuat. Pihaknya berharap pengusaha dan pengrajin lokal ini bisa menjadi pengusaha di pasar global.

“Kami bangun sentra kriya Humbang Shibori, Humbang Batik, Tenun songket humbang, dan humbang eco print. Produk ini pun kami jadikan produk wajib sebagai cinderamata bagi seluruh perusahaan yang terafiliasi dengan sinar mas. Lantas kami juga berjuang produk ini bisa tembus pasar dimarket lebih luas oleh sebab itu produk apik ini telah berada di sarinah Jakarta, Batik kita Balige, dan toko offline Blibli, Ralali, Tokopedia. Ini sebuah bentuk keseriusan Asuransi Sinar Mas membangun masyarakat berkemampuan dalam ekonomi, sosial, kesehatan dan pendidikan,” ujar Dumasi.

Fotografer: Rendy MR/ TopBusiness

BACA JUGA

Tinggalkan komentar