
Jakarta, businessnews.id — Express Trasindo Utama telah menggunakan dana Rp 781 miliar untuk membeli tanah, bangunan, mobil, dan infrastruktur pendukung yang lain. Itu merupakan sebagian dari alokasi dana Rp 988 miliar untuk aktivitas tersebut.
Direktur Keuangan Express Trasindo Utama, David Santoso, menjelaskan di Jakarta bahwa dana tersebut berasal dari penawaran umum obligasi di pasar saham yang berlangsung Juni 2014 .
Jenis kendaraan yang dibeli adalah taksi reguler, taksi premium, maupun kendaraan VATB beserta perangkat pendukung lainnya.
“Dengan penggunaan itu,” kata dia dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan hari ini oleh otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, “kami punya dana sisa hasil penawaran umum senilai Rp 207 miliar.”
Realisasi penggunaan dana tersebut, masih kata David, sama dengan rencana yang tercantum di prospektus penawaran obligasi tersebut.
Sementara itu, di penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, saham perusahaan tersebut ditutup di harga Rp 1.160 per lembar. Dengan demikian, turun 1,28% atau Rp 15 per lembar bila dibandingkan saat penutupan perdagangan kemarin sore.
Penulis/Peliput: Achmad Adhito
Editor: Achmad Adhito