Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini akhirnya ditutup menguat ke tangga 4.194,95. Atau melonjak 2,18% alias 89,52 poin dari penutupan kemarin di posisi 4.105,42. Kondisi pasar yang positif karena merespon sikap pemerintah yang mulai nyata dalam menangani penyebaran virus corona (covid-19) ini.
Menurut analis dari PT Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama, para pelaku pasar sangat mengapresiasi peran pemerintah dalam rangka menanggulangi wabah Covid-19 di Tanah Air ini. “Bahkan pemesanan Avigan dan Chloroquine (obat Covid-19) oleh pemerintah akan dilaksanakan secara besar-besaran,” tandas Nafan di Jakarta, Jumat (20/3/2020).
Ditambah lagi, kata dia, para pelaku pasar juga mengapresiasi langkah Bank Indonesia (BI) yang telah melonggarkan suku bunga acuannya, BI 7 Day Repo Rate sebanyak 25 basis poits (bps) menjadi 4,5%. “Kebijakan BIdalam rangka menurunkan tingkat suku bunga acuan sebesar 25 bps itu disambut positif pasar. Ini untuk mendukung stabilitas pertumbuhan ekonomi domestik di tengah-tengah pelemahan rupiah,” kata dia.
Sebelumnya di hari Jumat (20/3) juga, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan sudah ada resep obat hasil riset dan pengalaman beberapa negara yang bisa diterapkan untuk mengobati pasien covid-19.
“Obat tersebut akan sampai pada pasien yang membutuhkan melalui dokter keliling dari rumah ke rumah, melalui rumah sakit dan puskesmas di kawasan yang terinfeksi,” kata Jokowi, Jumat (20/3/2020).
Menurut Presiden, obat tersebut sudah dicoba di beberapa negara. Dan memberikan kesembuhan. “Kita telah mendatangkan 5.000. Akan kita coba dan dalam proses pemesanan hingga 2 juta. Kita ingin sampaikan, kita tidak diam. Tapi mencari hal dan informasi apa yang bisa agar dapat selesaikan Covid-19 ini,” jelas Presiden.
Berikut pernyataan lengkap Presiden:
“Mengenai antivirus sampai sekarang belum ditemukan dan ini yang saya sampaikan itu tadi obat. Obat ini sudah dicoba oleh 1, 2, 3 negara dan memberikan kesembuhan yaitu Avigan, kita telah mendatangkan 5.000 dan dalam proses pemesanan 2 juta. Kedua, Chloroquine. Ini kita telah siap 3 juta. Kecepatan ini yang kita ingin sampaikan. Kita tidak diam, tapi mencari hal-hal, info-info apa yang bisa kita lakukan untuk menyelesaikan Covid19.”
