Jakarta, TopBusiness—Pengembang properti yang terdaftar sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, PT Lippo Karawaci, Tbk., menyatakan telah menerapkan beberapa langkah pencegahan untuk memerkuat posisi keuangan, pada beberapa waktu belakangan. Maka, perusahaan tersebut punya posisi yang kuat untuk secara efektif mengambil tindakan yang diperlukan, dalam menghadapi ketidakpastian pasar akibat pandemi Covid-19.
“Di tingkat perusahaan induk, kami punya Rp 3,5 triliun dalam bentuk tunai,” kata CEO Lippo Karawaci, John Riady, dalam keterangan tertulis yang dipublikasikan hari ini.
John menjelaskan bahwa tingkat utang bersih terhadap ekuitas Lippo Karawaci hanya 21%. Dengan demikian, Lippo Karawaci tetap menjadi yang terbaik di antara perusahaan-perusahaan sejenis.
“Kami dalam posisi yang baik untuk menghadapi dampak pandemi Covid-19,” John menegaskan.
Sejumlah inisiatif telah dijalankan sejak 1 Januari 2020. Antara lain, dengan sejumlah strategi, Lippo Cikarang sebagai anak perusahaan, berhasil melampaui target pada penjualan suatu cluster perumahan.
“Hal tersebut membuktikan semakin pulihnya bisnis inti kami. Serta memvalidasi strategi bisnis perumahan tapak yang terjangkau,” kata John.
Foto: Istimewa
