Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada penutupan perdagangan Senin (30/03) di Bursa Efek Indonesia masih betah di area hijau. Indeks komposit Jakarta tersebut terangkat 124,43 poin, atau setara dengan 2,82 persen ke posisi 4.538,93. Pelaku pasar terus berburu saham-saham berharga murah, di tengah isu merebak pandemi virus corona.
Pelaku pasar terus mencari celah terhadap saham-saham berprospek dan memiliki fundamental bagus, terkhusus, dari emiten kelompok Astra. Mereka tetap peduli dengan kondisi merebaknya isu virus covid-19 tersebut. Namun begitu, memanfaatkan sentimen positif dari penguatan bursa saham Wall Street.
Perdagangan berlangsung marak dengan frekuensi mencapai 7.015.274.328 unit saham senilai Rp 7,917 triliun dengan frekuensi mencapai 561.926 kali. Sejumlah saham mengalami penguatan harga, diantaranya, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) Rp 250 per unit menjadi Rp 5.400, diikuti PT Astra Graphia Tbk (ASGR) Rp 85 menjadi Rp 815, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 100 menjadi Rp 3.900.
Beberapa bursa saham Asia mayoritas bergerak sama dengan komposit Jakarta. Seperti, di Bursa Saham Filipina melalui Komposit PSE melonjak 190,07 poin (3,70 persen) ke posisi 5.321,23, dan Bursa Saham Seoul Kospi 37,52 poin (2,19 persen) menjadi 1.754,64.
Fotographer: Rendy MR
