TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Hari Ini, Saham Lippo dan Pakuwon Layak Beli

Busthomi
8 April 2020 | 09:14
rubrik: Capital Market
IHSG Berseberangan dengan Dow Jones

Ilustrasi rekomendasi saham hari ini. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi bakal kembali melanjutkan pelemahannya. Untuk itu, pelaku pasar harus jeli saham-saham mana yang layak dikoleksi.

Menurut analis pasar modal Binaartha Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan kemarin IHSG ditutup terkoreksi tipis di angka 0.69% di level 4778.64. Dan berdasarkan indikator, MACD juga masih membentuk pola golden cross di area negatif.

“Meskipun begitu, Stochastic sudah menunjukkan overbought (jenuh jual). Dan di sisi lain, terlihat juga pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke area support,” terang Nafan di Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Rentang pergerakan IHSG sendiri, kata dia, berdasarkan rasio fibonacci, support pertama maupun kedua memiliki kisaran pada level 4697.67 and 4529.48. Sementara itu, untuk posisi resistance pertama maupun kedua memiliki angka perkiraaan pada 4883.15 hingga 4997.90.

Untuk itu, ada sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

– ASRI, dengan daily (125). Indikator MACD telah menunjukkan pola golden cross di area negatif sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada level 120 – 125, dengan target harga secara bertahap di level 144, 169, 188, 202 dan 260. Support: 117 & 100.

– ERAA, dengan daily (1210). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola three outside up candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 960 – 1210, dengan target harga secara bertahap di level 1260, 1320, 1360 and 1535. Support: 910.

BACA JUGA:   Pasar Pekan Ini: Obligasi Baru Tercatat dan IHSG Turun 1,30%

– EXCL, dengan daily (2280). Arah tren pada saham ini mulai bergerak naik dengan indikator MACD dan RSI yang menunjukkan sinyal positif. “Akumulasi Beli” pada area level 2210 – 2280, dengan target harga secara bertahap di 2570, 2690, 2790, 2860 dan 3150. Support: 2210 & 2110.

– GJTL, dengan daily (356). Arah tren pada saham ini mulai bergerak naik dengan indikator MACD dan RSI yang menunjukkan sinyal positif. “Akumulasi Beli” pada area level 350 – 356, dengan target harga secara bertahap di 372, 422, 460, 490 dan 605. Support: 316.

– LPKR, dengan daily (152). Indikator MACD telah menunjukkan pola golden cross di area negatif sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada level 148 – 152, dengan target harga secara bertahap di 166, 179, 187 dan 224. Support: 133 & 122.

– PWON, dengan daily (404). Indikator MACD telah menunjukkan pola golden cross di area negatif sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada level 392 – 404, dengan target harga secara bertahap di 460, 492, 515 dan 615. Support: 370 & 340.

Tags: analisihsgproyeksi ihsgproyeksi saham
Previous Post

PT BPR BKK Purbalingga (Perseroda) Manjakan Para Nasabah

Next Post

Edukatif BPR BKK Kota Pekalongan Minimalkan Rentenir

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR