TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kain Belah Ketupat Jadi Kebanggaan Dinas Pariwisata Tanggamus

Busthomi
15 April 2020 | 09:50
rubrik: BUMD
Kain Belah Ketupat Jadi Kebanggaan Dinas Pariwisata Tanggamus

Jakarta, TopBusiness – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Tanggamus terus konsisten menggali inovasi baru guna mengembangkan potensi-potensi sektor-sektor yang dibidanginya itu. Pihaknya tak hanya focus dengan pengembangan sektor pariwisata yang terkenal dengan keindahan alamnya itu, namun juga seiring penggabungan beberapa bidang lainnya, pihak dinas berkontribusi melestarikan kebudayaan dan memajukan keolahragaan di daerah tersebut.

Salah satu keunggulan yang ditonjolkan pihak Dinas adalah berhasil mengembangkan kerajinan tangan berupa kain belah ketupat. Pasalnya, setelah dikembangkan oleh pihaknya, saat ini hampir seluruh segmen ikut mempromosikan kain belah ketupat ini.

“Kain belah ketupat adalah kain khas Lampung Sai Batin atau Lampung Pesisir yang biasanya hanya digunakan di acara adat sebagai simbol strata masyarakat Lampung Sai Batin. Tapi sekarang kain belah ketupat sudah digunakan di semua aspek baik kriya, fashion, dekorasi, dan lainnya,” ujar Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Tanggamus, Retno Noviana Damayanti saat penjurian Top BUMD 2020 yang digelar Majalah TopBusiness, Selasa (14/4/2020).

Kerajinan ini, kata dia, dikembangkan di sentra-sentra pusat pariwisata yang berada di wilayah Kabupaten Tanggamus itu. Menurutnya, keunggulan dari kain belah ketupat ini sebagai ciri identitas Kabupaten Tanggamus yang berhasil dipromosikan ke publik, sehingga semakin dikenal.

“Ini jadi salah satu budaya di Kabupatenn Tanggamus, terutama di daerah pesisir. Kalau orang melihat kain ini, pasti tahu dari daerah kami. Dan kita sudah launching sejak tahun 2017 lalu, hingga kini responnya positif. Dan Alhamdulillah sekarang orang di kabupaten ini sudah bangga dengan kreasi ini. Dan ini juga jadi kebanggaan kami. Sehingga sekarang semua tempat wisata, tempat pemerintahan, maupun bangunan dan lainnya menggunakan motif ini,” terang dia.   

BACA JUGA:   Langkah PDAM Tirta Arut Menuju PDAM Unggul

Apalagi memang, sesuai misi pihaknya, pengembangan dan pembangunan pariwisata ini berbasis kemasyarakatan dan potensi lokal. Serta menjadikan pekon (desa) sebagai titik berat pembangunan bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, kemitraan dan gotong royong. Dan produk ini pun terus dikembangkan di sentra-sentra pariwisata itu.

Dengan kreasi tersebut, lanjut Retno, telah direspon positif oleh para pemangku kepentingan (stakeholder), terutama dengan terus bertumbuhnya jumlah pengunjung di setiap tahunnya. Pada tahun 2018 lalu, dari target 350.000 kunjungan wisatawan dari lokal maupun mancanegara, ternyata yang bekunjung mencapai 455.000-an. Dan di tahun lalu, target kedatangan wisatawan domestik dan asing sebanyak 500.000, tapi realisasinya mencapai 599.000 pengunjung. Suatu pencapaian yang luar biasa tentunya.

“Namun begitu, kami terus meningkatkan pelayanan kami. Apalagi orientasi kerja kita adalah 100 persen pelayanan publik. Sejauh ini sih, dari survey yang kami laksanakan ada kepuasan dari para pengunjung. Sehingga jumlah pengunjung terus meningkat,” katanya.

Ke depan, dia menambahkan, pihaknya berharap akan lebih banyak lagi yang berkunjung ke Tanggamus, sambil juga berdoa mudah-mudahan badai Covid-19 ini cepat berlalu. Karena sektor pariwisata sangat terpukul dengan adanya Covid-19 ini. “Dengan begitu nantinya kenaikan jumlah pengunjung juga tinggi. Kalau tahun lalu hanya meningkat 10-20 persen untuk kunjungan wisman. Karena beberapa destinasi yang baru digarap. Tahun depan bisa lebih banyak lagi,” tandas Retno berharap.

Tags: dinas pariwisata tanggamussektor pariwisataTOP BUMD Awards 2020wisman
Previous Post

1.000 Masker Dibagikan Rukindo di Tanjung Priok

Next Post

Kiat Bos Qoala agar Start Up Kebal Covid

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR