
Jakarta, businessnews.id — MTN (medium term notes/surat utang jangka menengah) keluaran Ciputra Property di Singapura, bernilai total Rp 1,87 triliun. Di situ, yang diacu adalah kurs tengah Bank Indonesia di 9 Februari 2015.
“Tanggal itu, S$1 setara dengan Rp 9.375. Maka, MTN senilai S$ 200 juta setara dengan Rp 1,87 triliun,” kata Direktur/Sekretaris Perusahaan Ciputra Property, Artadinata Djangkar, di Jakarta.
Dalam keterbukaan informasi lansiran otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Artadinata menjelaskan bahwa MTN itu diterbitkan bertahap di pasar modal Singapura. Untuk tahap pertama, jumlahnya S$ 65 juta dengan bunga 5,62% per tahun. Di situ, yang digunakan adalah kupon bunga tetap.
S$ 65 juta itu setara dengan Rp 609 miliar.
“9 Februari 2015, kami telah menandatangani pricing supplement dengan DBS Bank, Ltd.” ujar dia.
Lebih lanjut dia berkata, penerbitan MTN itu dijadwalkan 13 Februari 2015. Jatuh temponya di 13 Februari 2018.
Total nilai MTN di Rp 1,87 triliun itu dapat melebihi 20% dari ekuitas Ciputra Property.
Sementara, data transaksi di BEI menunjukkan bahwa di penutupan sesi pertama perdagangan hari ini, saham perusahaan tersebut (berkode CTRP) di Rp 775 per lembar, atau turun Rp 25 per lembar dibandingkan saat penutupan kemarin.
Sepanjang sesi tersebut, total nilai transaksi di Rp 5,15 miliar; total frekuensi di 688 kali dengan volume 6,58 juta unit.
Adapun harga tertinggi saham itu, sepanjang sesi satu, di Rp 810 per lembar.
Penulis/Peliput: Dhi
Ed: Dhi