TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

PDAM Danum Taka Siap Sokong Ibukota Baru

Busthomi
21 April 2020 | 08:03
rubrik: BUMD
PDAM Danum Taka Siap Sokong Ibukota Baru

Jakarta, TopBusiness – Sebagai Perumda (Perusahaan Umum Daerah) Air Minum Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur seolah sangat istimewa. Pasalnya, daerah ini nantinya akan menjadi ibukota baru Indonesia. Untuk, sebagai penyuplai air bersih dan air minum di wilayah itu, pihaknya terus bersolek diri untuk bisa menyokong kehadiran ibukota baru tersebut.

Dengan disokong oleh pendanaan pemegang saham yakni Kabupaten Penajam Paser Utara, pihaknya bakal segera membangaun beberapa Instalasi Pengolahan Air atau Water Treatment Plant (WTP) dengan kapasitas tinggi dari yang ada saat ini.

“Belum lama ini, kami memang mendapat sokongan dana Rp75 miliar dari Pemkab dalam lima tahun ke depan. Dan dalam jenjang waktu itu akan segera dibangun beberapa jenis WTP berkapasitas tinggi sampai dengan 800 liter per detik. Dan opsi itu merupakan terkait dengan penetapan nantinya sebagai Ibukota negara yang baru,” kata Direktur PDAM Danum Taka Abdul Rasyid saat penjurian Top BUMD Award yang digelar Majalah TopBusiness di Jakarta, Senin (20/4/2020).

Menurut Rasyid, pihaknya sendiri menguslkan dua WTP agar segera dibangun yakni 2×200 liter per detik di daerah utama Ibukota baru itu. “Memang kita sudah sepakat dengan pemda dan di tahap pertama tahun ini kita akan bangun di Sepaku. Namun yak arena ada pandemic Covid-19 ini, terjadi penggeseran anggaran yang cukup besar. Sehingga pembangunan WTP 2×200 liter per detik terpaksa kita tunda dulu,” terang dia.

Sejauh ini, PDAM Danum Taka memiliki WTP berkapasitas 130 liter per detik dan baru per minggu ini ada peningkatan menjadi 200 liter per detik dengan WTP yang baru dibangun belum lama ini. Dengan jumlah pelanggan sebanyak 8.395 saluran rumah atau setara 50.370 jiwa. Namun jika dikomparasi dengan jumlah pendudukan maka cakupan pelayanan pihaknya baru 32 persen.

BACA JUGA:   PD BPR Tugu Artha: Memberantas Rentenir, Membangun Perekonomian Kota Malang

Namun sejauh ini, kata dia, pihaknya sendiri masih menyimpan banyak kekuarangan. Antara lain masih adanya usia teknis pada sistem jaringan sudah lebih dari 20 tahun dan kekeruhan air baku fluktuasi akibat penurunan debit pada beberapa intake, air baku menurun, juga sumber air baku pada permukaan yang sangat terbatas.

“Sehingga untuk saat ini penggunaan dana Rp75 miliar tadi lebih banyak ke penggunaan bahan kimia. Jadi dana tersebut belum untuk menambah infrastruktur, lebih ke operasional saja,” katanya.

Terkait penggunaan bahan kimi memang sempat membuat kondisi cashflow perusahaan di tahun 2018 lalu cukup berat. Karena saat itu terjadi musim kemarau yang cukup panjang kurang lebih 7 bulan. Sehungga dua unit WTP utama mati dan air sungai sebagai sumber utama juga menyusut sekitar 70 persen. DItambah kualitas airnya sangat pekat. “Makanya kita injeksi bahan kimia dua kali lebih tinggi dan dari dana cadangan PDAM, mestinya itu dilakykan pemda. Tapi saat ini kita sudah kembali normal dan kondisi kita juga dinyatakan sehat,” papar Rasyid.

Bahkan laba perusahaan yang relative tipis juga tak lepas dari misinya yakni 90 persen pelayanan dan hanya 10 persen saja membidik laba. Makanya tak aneh juga jika tariff untuk para elanggan pun relative murah. Tarif yang dipatok hanya Rp1.700 per kubik, padahal PDAM di Balikpapan sebesar Rp12 ribu/kubik dan Kabupaten Paser Rp7 ribu/kubik. “Makanya target (mencari laba) 10 persen, karena kalau mau untung harus bisa naikkan tiga kali lipat dari sekarang,” katanya.

Namun begitu, segala pengalaman tersebut pun membuat perusahaan menjadi kian tangguh untuk berbenah. Beberapa solusi untuk mengatasi masalah pun dikedepankan, seperti memperbaiki sistem dan organisasi, memperbaiki pengeloaan sumber daya manusia (SDM), memperbaiki bidang usaha, serta menyusun program strategi dan program jangka pendek, menengan, serta panjang.

BACA JUGA:   Hebat! PDAM Tirta Taka Kab. Nunukan Hadirkan Air di Daerah Perbatasan

Foto: Antaranews

Tags: bumdPDAM Danum TakaTOP BUMD Awards 2020
Previous Post

Berkah Pandemi, Pelanggan PDAM Wai Tipalayo Bertambah

Next Post

Ini Strategi Petrogas Jatim Utama Menjadi World Class BUMD

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR