Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Senin (04/05/2020) di Bursa Efek Indonesia masih tertahan di zona merah. Indeks komposit Jakarta ini tersungkur 110,92 poin, atau setara dengan 2,44 persen ke posisi 4.605,487.
Indeks tertekan dimotori sektor aneka industri sebesar 4,63 persen, diikuti aneka industri dan manufaktur masing-masing 4,2 persen dan 3,46 persen. Pelaku pasar terus mencermati perkembangan rencana Amerika melakukan pembalasan terhadap China, sebab covid-19.
Perdagangan di pasar reguler berlangsung normal, dengan volume mencapai 5.774.941.480 unit saham dan frekuensi 493.479 kali senilai Rp 5,854 triliun. Beberapa saham mengalami pengurangan harga, diantaranya, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) Rp 25 menjadi Rp 525, kemudian PT Astra International Tbk (ASII) Rp 240 menjadi Rp 3.610 dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp 180 menjadi Rp 3.920.
Hingga akhir penutupan perdagangan ternyata bursa Jakarta selaras dengan sejumlah bursa saham Asia. Misalnya, Kospi di Bursa Saham Seoul 52,19 poin (2,68 persen) ke posisi 1.895,37, hang seng di Bursa Saham Hong Kong 1.029,8 poin (4,18 persen) ke posisi 23.613,8, dan indeks Straits Times di Bursa Saham Singapura 70,31 poin (2,68 persen) ke posisi 2.553,92.
Foto: Rendy MR
