Ajakan BNI Syariah Bijak Bertransaksi di Masa Pandemi

Penulis Busthomi

Jakarta, TopBusiness – PT BNI Syariah siap mengoptimalkan bisnis kartu pembiayaan BNI iB Hasanah Card sebagai solusi transaksi hijrah Hasanah di masa pandemic Covid-19 ini. Diharapkan kartu BNI iB Hasanah Card bisa digunakan sebagai jalan keluar bagi masyarakat yang ingin bertransaksi sesuai prinsip syariah.

Wakil Ketua Harian DSN-MUI sekaligus Pakar Ekonomi Syariah, Adiwarman A. Karim mengatakan salah satu amanat dari Fatwa DSN MUI yang menjadi acuan bagi perbankan adalah penggunaan Syariah Card tidak boleh mendorong konsumerisme yang berlebihan. Sehingga program yang di-launching harapannya sesuai dengan kebutuhan nasabah dan tetap relevan dengan situasi saat ini.

Syariah Card atau kartu pembiayaan merupakan kartu yang fungsinya seperti ‘kartu kredit’, dimana hubungan hukum antara bank dan nasabahnya didasarkan atas prinsip syariah.

“Latar belakang munculnya produk kartu kredit sesuai dengan prinsip syariah dengan mengacu pada Fatwa DSN No.54/DSN-MUI/X/2006 tentang Syariah Card.  Selain itu, perbedaan lain yang dimiliki syariah card yaitu adanya cash rebates,” kata Adiwarman dalam keterangannya, Jumat (22/5/2020).

Cash Rebate adalah bentuk penghargaan dari bank kepada pemegang kartu yang diberikan atas pembayaran tagihan yang besarnya proporsional dari jumlah pembayaran. Cash Rebate dapat mengurangi jumlah monthly membership fee/monthly fee.

Pemimpin Divisi Kesekretariatan dan Komunikasi Perusahaan BNI Syariah, Bambang Sutrisno menambahkan, kartu pembiayaan BNI iB Hasanah Card bermula dari satu keyakinan bahwa umat muslim akan membutuhkan transaksi yang halal, canggih dengan semangat melepaskan dari riba.

“Pada saat itu Hasanah Card memposisikan diri bukan sebagai alat konsumerisme tapi sesuai dengan khittah bank syariah yang berkomitmen mendorong sektor rill,” kata Bambang.

Sementara Pemimpin Divisi Kartu Pembiayaan BNI Syariah, Rima Dwi Permatasari menyebut selain tidak mendorong konsumerisme yang berlebihan, tujuan penggunaan BNI iB Hasanah Card yang utama adalah sebagai solusi transaksi hijrah hasanah.

“Membantu masyarakat hijrah dalam bertransaksi sejalan dengan tujuan maqashid syariah yaitu menjaga agama (Hifdzunad-diin), Menjaga Jiwa (HifdzunAql), Menjaga Keturunan (HifdzunNasl) dan Menjaga Harta (HifdzunMaal),” kata Rima.

Saat ini, menurut Rima, jumlah pengguna kartu pembiayaan BNI iB Hasanah Card sebanyak 350 ribu nasabah. Sejalan dengan peningkatan jumlah pengguna, jumlah transaksi BNI iB Hasanah Card pada 2019 juga mengalami peningkatan hingga menembus Rp1,2 Triliun.

Peningkatan transaksi dengan BNI iB Hasanah Card tercatat cukup signifikan pada masa pandemi. Hal ini terutama pada kategori merchant e-commerce sebesar 49% dan groceries sebesar 47%. Untuk itu, bijak dalam bertransaksi dengan BNI iB Hasanah Card bukan hanya transaksi pembayaran tagihan dan kebutuhan sehari-hari, namun juga ‘transaksi langit’ atau donasi agar semakin berkah dan hasanah.

Foto: Istimewa

BACA JUGA

Tinggalkan komentar