
Jakarta, businessnews.id — Investor properti dari Asia, untuk tahun 2015 ini, diprediksi masih menjadikan sejumlah kota di Inggris, Amerika Serikat dan Australia, sebagai lokasi favorit. Itu adalah New York, London, Sydney, dan Melbourne. Hal tersebut merupakan kelanjutan dari waktu sebelumnya.
Hal itu dijelaskan oleh Executive Director of Asia Research And Advisory Colliers International International, Simon Lo, dalam keterangan pers lansiran Colliers International Indonesia (25/3/2015).
Dia mengatakan, muncul pula kecenderungan bahwa investor dari luar negeri di kota-kota itu mengalihkan investasi ke lokasi sekunder yang menghasilkan keuntungan lebih baik. Itu karena naiknya persaingan dengan investor setempat, dan bertambahnya secara bertahap, aset properti penghasil income.
Kata dia pula, lokasi sekunder itu adalah kota seperti Los Angeles dan Frankfurt. Properti di kota tersebut menawarkan potensi keuntungan lebih baik.
“Walau begitu, risiko investasi di lokasi sekunder tersebut meningkat,” kata Simon Lo.
Potensi keuntungan yang lebih baik itu membuat investor Asia lebih mengalihkan perhatian ke luar kota seperti New York dan London. Sementara, selama ini kota-kota itu adalah kawasan legendaris untuk kawasan Amerika Utara dan Eropa.
Penulis/Peliput: Dhi
Up: Dhi