TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Berpeluang Kembali Tertekan

Agus Haryanto
12 June 2020 | 09:00
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga penutupan perdagangan Jumat akhir pekan ini diproyeksikan masih mengalami tekanan. Pasalnya, investor khawatir dengan terjadinya gelombang kedua pandemi Covid-19.

Dalam situs samuel.co.id, di Jakarta, melalui hasil riset harian memperlihatkan bahwa pasar saham Amerika terkoreksi dalam pada perdagangan semalam, dengan S&P 500 turun 5,89%, Dow Jones turun 6,90%, dan Nasdaq turun 5,27%, sementara yield 10Y US Treasury kembali turun ke level 0,671%. Penurunan dalam juga terjadi pada harga minyak mentah Brent 8,15% ke level USD 38,33 per barrel. Kekhawatiran terjadinya gelombang kedua pandemi di AS menyusul diterapkannya pembukaan kembali ekonomi dan terjadinya aksi protes diperkirakan menjadi penyebab massive sell-off semalam.

Kasus aktif COVID-19 AS pada hari sebelumnya Rabu (10/06) tercatat naik 22,317 kasus atau 1,1% per hari berada pada kisaran rerata kenaikan tujuh hari kebelakang. Namun beberapa negara bagian naik lebih tinggi dari rerata tujuh hari belakang. Seperti, Florida naik 2,5% perhari dan California 2,3% perhari dibanding rerata tujuh hari belakang masing-masing 2% dan 2.1%.

Kemudian, Treasury Secretary AS, Steven Mnuchin menegaskan bahwa AS tidak bisa kembali lockdown dalam menghadapi gelombang kedua.

Perdagangan IHSG kemarin ditutup melemah 1,34% ke level 4.854,8 dengan investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 247,3 miliar. Pelemahan turut terjadi pada indeks EIDO 6,79%, hingga perdagangan bursa regional pagi ini yaitu Nikkei dan Kospi masing-masing 2,79% dan 3,50%. “Sentimen ini kami perkirakan turut berimbas pada tertekannya IHSG hari ini,” demikian tersebut.

Foto: Rendy MR

BACA JUGA:   Indeks Terpantau Menguat
Previous Post

RUPST Antam Restui Sebar Dividen Rp67,84 M

Next Post

Genjot Kinerja, TINS Bakal Fokus Efisiensi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR