Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi 4.942,275, atau mengalami peningkatan 17,03 poin atau 0,35 persen. Pelaku pasar modal domestik mengikuti gerak bursa saham Asia yang terkunci terangkat.
Pelaku pasar menjadikan penguatan bursa saham Asia sebagai acuan dalam berinvestasi. Selain, mengapresiasi langkah BI untuk memotong suku bunga acuan, sesuai harapan.
Tercatat, di bursa saham Asia mayoritas tertutup positif. Misalnya, indeks hang seng di Bursa Saham Hong terdongkrak 178,95 poin (0,73 persen) menjadi 24.643,89, diikuti Kospi di Bursa Saham Seoul 7,84 poin (0,37 persen) ke posisi 2.141,32, dan nikkei-225 di Bursa Efek Tokyo 123,33 poin (0,55 persen) ke posisi 22.478,79.
Di pasar reguler Jakarta, perdagangan berlangsung marak, seiring dengan volume 6.941.630.554 unit saham dan frekuensi 547.516 kali transaksi senilai Rp 7,253 triliun. Sementara, investor asing masih membukukan jual bersih sebesar Rp653,44 miliar.
Foto: Rendy MR
