TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Mantan Dirut Taspen Jadi Komisaris Pefindo

Busthomi
9 July 2020 | 10:47
rubrik: Capital Market
Pefindo Gaet Mandat Rating Surat Utang Rp 28 Triliun

foto: istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, TopBusiness – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dengan salah satu adendanya mengubah beberaap pos di jajaran komisaris dan direksi perseroan.

Dalam RUPST yang digelar pada Rabu, 8 Juli 2020 itu, Direktur Utama PT Taspen (Persero), Iqbal Latanro diangkat sebagai anggota Dewan Komisaris untuk masa jabatan tahun 2020-2024. Iqbal menjadi anggota Dewan Komisaris Pefindo menggantikan Adrian Rusmana yang telah habis masa jabatannya.

Iqbal merupakan Dirut Taspen sejak periode 2013 sampai Januari 2020. Sebelumnya, Iqbal menjalani karirnya sebagai bankir di Bank BTN (Persero) Tbk, dengan jabatan terakhir sebagai Direktur Utama untuk periode tahun 2007 sampai dengan tahun 2013.

Bank BTN merupakan bank yang pertama kali melakukan sekuritisasi KPR dan sampai saat ini masih terus menggunakan sekuritisasi KPR sebagai salah satu stretegi pendanaannya. Sedangkan PT Taspen (Persero) merupakan salah satu investor insitusi terbesar di pasar modal Indonesia, termasuk pasar surat utang korporasi.

“Saya merasa bersyukur bisa bergabung dengan Pefindo, semoga saya dapat bermanfaat bagi Pefindo dan industri pasar modal pada umumnya,” kata Iqbal, di Jakarta, ditulis Kamis (9/7/2020).

Selain itu, RUPST Pefindo juga mengangkat Hendro Utomo sebagai Direktur Pemeringkatan, menggantikan Vonny Widjaja, yang telah menghabiskan 2 kali masa jabatan. Hendro mempunyai karir panjang sebagai analis di Pefindo dengan jabatan terakhir sebagai Senior Vice President di Financial Institution Ratings Division. 

“Saya akan berusaha semaksimal mungkin agar Pefindo tetap menjadi perusahaan pemeringkat efek yang terdepan dan terpercaya di Indonesia, terutama melalui hasil pemeringkatan yang semakin dapat diandalkan. Mohon doa dan dukungannya,” imbuh Hendro.

Sementara untuk Ignatius Girendroheru, atau yang akrab dipanggil Aike, dipercaya sebagai Direktur Kepatuhan menggantikan Hari Purnomo yang juga sudah habis masa jabatannya. Aike sebelumnya menjabat Direktur Utama PT Penilaian Harga Pasar Wajar Obligasi (PHEI) untuk periode tahun 2008-2016 dan sejak tahun 2016-2020 menjabat sebagai Direktur Utama PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia (P3IEI).

BACA JUGA:   RUPSLB WEGE Sepakat Rombak Dewan Komisaris dan Direksi

Untuk posisi Direktur Utama masih dipegang oleh orang yang sama yakni, Salyadi Saputra. Dan Sjamsul Arifin juga tetap menjabat sebagai Komisaris Utama Pefindo. Termasuk juga Bambang Indiarto yang kembali terpilih sebagai Komisaris.

“Setelah melewati tahun politik pada 2019, seharusnya kinerja Pefindo melonjak dalam tahun 2020, namun dapat dipastikan kita akan menghadapi kenyataan sebaliknya sebagai dampak dari COVID-19,” kata Salyadi. 

Oleh karena itu, kata dia, dengan Pengurus baru, pihaknya berharap adanya trobosan baru yang dapat meminimalkan dampak negatif tersebut dan sekaligus mempersiapkan Pefindo menghadapi era pasca normal baru.

Dengan demikian berikut pengurus Pefindo selengkapnya:

Komisaris Utama: Sjamsul Arifin; Komisaris: Iqbal Latanro; Komisaris: Bambang Indiarto. Direktur Utama: Salyadi Saputra; Direktur: Hendro Utomo; Direktur: Ignatius Girendroheru.

Saat ini Pefindo dimiliki oleh 86 pemegang saham institusi dengan pemegang saham utama antara lain PT Bursa Efek Indonesia (32,378%), Dana Pensiun Bank Indonesia (22,697%), Dana Pensiun Pertamina (10,34%), PT Taspen (9,13%), PT Danareksa Sekuritas (7,76%) dan PT Sinarmas Sekuritas (3,5%).

Foto: Istimewa

Tags: direksikomisarispefindoRUPST
Previous Post

Pasca-Covid, Pajak Jadi Andalan

Next Post

PLN Batam, Terapkan GRC Raih Kemandirian Operasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR