TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perguruan Tinggi Diminta Ikut Perkuat Koperasi dan UMKM

Busthomi
14 July 2020 | 15:11
rubrik: Ekonomi
FOTO – Harga Pangan Masih Normal di Puncak Kemarau

Aktivitas pedagang bahan pangan di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengan (UKM), Rully Indrawan mengatakan, perguruan tinggi penting untuk membangun mental wirausaha maupun mencetak tenaga profesional dalam melayani masyarakat.

Untuk itu, perguruan tinggi perlu mendapat dukungan melalui tiga bentuk. Yakni, penguatan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, pendampingan dan sarana untuk implementasi keilmuan misalnya keuangan syariah. Serta menjadi pemanfaat lulusan karena kemampuan dan kompetensinya.

Hal ini disampaikan Rully, saat melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren dan Sekolah Tinggi Ilmu Fiqih An-Nawawi Tanara, Serang, Banten, kemarin. Dalam kunjungan tersebut, Rully didampingi Direktur PT PNM, Abianti Riana, dan Direktur Pembiayaan Syariah LPDB-KUMKM, Fitri Rinaldi.

Menurut Rully, kunjungan ini merupakan bentuk komitmen Kementerian Koperasi dan UKM serta PT PNM untuk membangun ekonomi kelompok akar rumput, khususnya yang berbasis syariah. “Karena, baik di PNM maupun LPDB, ada unit khusus yang menangani syariah,” jelas dia, Selaa (14/7/2020).

Sementara Fitri Rinaldi, menambahkan, ke depan diharapkan pihaknya bisa bekerjasama dengan Sekolah Tingg Ilmu Fiqih, khususnya dalam upaya mengembangkan Bank Wakaf Mikro (BWM). Apalagi BWM di perguruan tinggi ini sudah berjalan cukup baik, meski memiliki keterbatasan, dimana pelayanannya hanya di lingkup kecamatan dan juga skala pinjamannya hanya sampai Rp3 juta.

“Nantinya, LPDB bisa bekerja sama untuk pengembangkan BMT-nya, juga untuk memberikan pembiayaan selanjutnya kepada para pelalu UKM,” jelas Fitri. 

Dalam kesempatan yang sama, Abianti Riana menegaskan, perkembangan ekonomi, khususnya kelompok perempuan di wilayah Banten, memiliki potensi yang luar biasa. Dan peran PNM beserta mitra-mitranya, salah satunya melahirkan potensi dari ketersediaan SDM yang andal dan kelanjutan dari pengelolaan kelompok perempuan, khususnya prasejahtera untuk dapat dikembangkan. 

BACA JUGA:   Perkuat Modal, Teten Minta UMKM Gabung ke Koperasi

“Jadi ini merupakan kolaborasi yang luar biasa yang harus difasilitasi dengan peran serta seluruh stakeholder yang ada,” kata Abianti. 

Sedangkan Siti Hanuatunnisa dari perwakilan Sekolah Tinggi Ilmu Fiqih dan Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Banten, mengatakan, kehadiran mereka semua merupakan bentuk perhatian dari pemerintah. “Khususnya bagi pembinaan untuk kaum perempuan yang bergelut dengan UMKM, supaya ada manfaat untuk masyarakat,” tandas Siti.

Foto: Ilustrasi UMKM (Rendy MR/TopBusiness)

Tags: Bank Wakaf Mikroekonomi syariahKemenkop UKMumkm
Previous Post

GCG Bikin PT SMI Makin Eksis

Next Post

WIKA Suplai Vitamin ke Tenaga Medis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR