TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Salim Ivomas Tahun Ini Fokus Pengendalian Biaya

Nurdian Akhmad
17 July 2020 | 11:31
rubrik: Business Info
Salim Ivomas Tahun Ini Fokus Pengendalian Biaya

Jakarta, TopBusiness – Manajemen PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) tahun ini akan terus memprioritaskan investasi belanja modal pada aspek-aspek yang memiliki potensi pertumbuhan serta berfokus pada upaya pengendalian biaya dan peningkatan produktivitas perusahaan.

Selain itu, perusahaan Grup Salim ini akan melakukan pengelolaan kegiatan usaha secara cermat yang selaras dengan kondisi ekonomi dan pasar serta pengelolaan kegiatan operasi secara berkelanjutan.

Hal itu dikatakan Direktur Utama Grup SIMP Mark Wakeford dalam siaran persnya terkait hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUST) SIMP yang digelar pada Kamis (16/7/2020). “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pemegang saham atas kepercayaan dan dukungan yang terus menerus untuk seluruh upaya Grup SIMP,” ujar Mark dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Jumat (17/7/2020).

 RUPS SIMP menyetujui laporan tahunan direksi mengenai kegiatan usaha dan kinerja keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2019.

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan Salim Ivomas Pratama (SIMP) Yati Salim mengatakan, penurunan harga minyak kelapa sawit sepanjang tahun lalu membuat PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) harus membukukan kenaikan rugi bersih. Tahun ini, SIMP berencana untuk fokus mengendalikan biaya dan meningkatkan produktivitas agar rugi tak lagi membengkak.

Dia menjelaskan, akan memprioritaskan investasi belanja modal yang memiliki potensi mengerek pertumbuhan kinerja. Misalnya melanjutkan kegiataan untuk tanaman baru atau penanaman kembali.

Tak hanya itu, anak usaha dari PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) juga akan meningkatkan kapasitas produksi dengan membangun satu pabrik kelapa sawit baru di Kalimantan Timur. Pabrik tersebut berkapasitas 45 ton tandan buah segar (TBS) per jam. Pabrik ini ditargetkan selesai pada tahun 2020 seiring dengan pertumbuhan produksi TBS di area tersebut.

BACA JUGA:   Industri Hulu Migas Indonesia Butuh Insinyur Handal dan Siap Pakai

Strategi SIMP lainnya adalah menghemat biaya dan meningkatkan inovasi agar produtivitas meningkat. Pada divisi minyak dan lemak nabati SIMP mengaku akan meningkatkan penetrasi dan pangsa pasar, memperkuat rantai pasokan dan jaringan distribusi serta merencanakan kapasitas produksi.

Salah satu daerah tujuan ekspor CPO di India dan China yang harus ditutup karena pandemi virus corona ternyata tidak berdampak besar bagi SIMP. Pasalnya, seluruh hasil produksi CPO SIMP untuk memenuhi kebutuhan bahan baku divisi minyak dan lemak nabati. Sementara itu, penjualan ekspor dari divisi tersebut ke China hanya berkontribusi 5% terhadap total penjualan SIMP.

Pada tahun ini, SIMP akan menggunakan dana kas dari kegiatan operasional untuk memenuhi kegiatan operasional dan investasi. “Disamping itu kami juga mencari peluang pendanaan dari bank atau lembaga keuangan non bank,” jelas Yati dalam keterbukaan informas SIMP.

Tags: salim ivomas pratamaSIMP
Previous Post

GRC, Bikin Kinerja Taspen Life Lebih Stabil Saat Pandemi

Next Post

Mining with Responsible, Rumus dari Indo Tambangraya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR