JAKARTA-businessnews.id: Walau kian banyak alternatif media hiburan tontonan,PT First Media Tbk kian gencar melakukan menambah jaringan media hiburan layar lebarnya yang bertajuk Cinemamax. Perseroan berencana dalam 10 tahun mendatang jumlah layar lebarnya menjadi 200 di 200 komplex.
Wakil Presiden Direktur PT Firs Media, Tbk ( KBLV), Irwan Djaja menyatakan bisnis layar lebar ini merupakan ekstensifikasi dari bisnisnya. Dimana selama ini sebagai penyedia televisi berbayar telah memiliki hubungan dengan industri perfilman dunia. “ Hubungan kami dengan penyedia kontens cimema seperti Hollywood production, HBO, FOX sudah terjalin lama, “ ujarnya di Jakarta, Jumat.
Keyakinan itu ditambah, dengan memamfaatkan properti jaringan pusat perbelanjaan yang dimiliki oleh sesama Lippo grup akan meminimalkan biaya modal yang dibutuhkan. Namum ia mengakui , hingga saat ini dengan baru mengoperasikakan 6 komplek Cinemaxx dengan 31 layar memang belum memberikan kontribusi positif pada pendapatan perseroan.” Kami harap di akhir 2015 ini Cinemaxx telah memberikan kontribusi positif bagi perseroan.” Ujarnya
Rencanannya untuk mencapai target 2000 layar lebar di 300 komplex Cinemaxx, ditahun 2015 ini akan mengelontorkan Rp 300 miliar – Rp 500 miliar untuk penambahan komplex dan layar lebarnya. “ itu merupakan bagian belanja modal kami pada tahun ini sebesar Rp 1,5 trilium. “ ujarnya. (azis)