Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi akan kembali melanjutkan pelemahannya. Hal ini seiring masih minimnya sentiment positif, sementara perkembangan virus corona (covid-19) masih mengkhawatirkan.
Menurut analis pasar modal PT Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama, pada perdagangan akhir pekan lalu, Indeks ditutup terkoreksi 0,87% di level 4926.73. Dan untuk perdagangan hari ini berdasarkan indikator, MACD, Stochastic dan RSI telah menunjukkan sinyal negatif.
“Sementara di sisi lain, juga terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG,” tegas Nafan, di Jakarta, Senin (5/10/2020).
Dengan kondisi tersebut, kata dia, menurut rasio fibonacci, untuk level support dan resistance IHSG pada perdagangan hari ini diproyeksi akan berada pada rentang 4865.27 hingga 4975.54.
Berikut sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.
– AUTO, dengan daily (835). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 825 – 835 area, dengan target harga secara bertahap di level 850, 880, 960 dan 1040. Support: 820 & 800.
– BBCA, dengan daily (27525). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 26950 – 27550, dengan target harga secara bertahap di level 28975, 30500, 34050 dan 37600. Support: 26950 & 26100.
– BWPT, dengan daily (92). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 90 – 92, dengan target harga secara bertahap di level 99, 110, 137 dan 163. Support: 90, 83 & 77.
– MAIN, dengan daily (520). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level level 500 – 520, dengan target harga secara bertahap di level 545, 565, 650, 735 dan 820. Support: 482.
– PTBA, dengan daily (1970). PergerakPergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1940 – 1970, dengan target harga secara bertahap di level 2010, 2250, 2490 dan 2730. Support: 1880 & 1770.
– WIKA, dengan daily (1075). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 1050 – 1075, dengan target harga secara bertahap di level 1130, 1210, 1320, 1570 dan 1820. Support: 1010.
Foto: Rendy MR (TopBusiness)
