TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BNIS Beri Pembiayaan Mikro ke Serikat Ekonomi Pesantren

Busthomi
5 October 2020 | 08:45
rubrik: Finance
BNIS Beri Pembiayaan Mikro ke Serikat Ekonomi Pesantren

Jakarta, TopBusiness – BNI Syariah (BNIS) jalin sinergi untuk pengembangan ekonomi pesantren dengan Serikat Ekonomi Pesantren (SEP) atau Yayasan Simpul Energi Pesantren berupa penandatangan nota kesepahaman (memorandum of understanding) kemudian dilanjutkan dengan penandatangan perjanjian kerjasama (PKS) antara BNI Syariah dengan Serikat Ekonomi Pesantren (SEP) atau Yayasan Simpul Energi Pesantren.

Nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani terkait dengan pemanfaatan produk dan jasa layanan perbankan syariah dan pemberian pembiayaan warung mikro di lingkungan serikat ekonomi pesantren (SEP).

MoU tersebut dilengkapi dengan perjanjian kerjasama (PKS) terkait penyediaan fasilitas pembiayaan modal kerja usaha mikro atau pembiayaan KUR serta pembiayaan kecil lainnya. Dalam PKS ini juga diatur mengenai surat rekomendasi anggota Serikat Ekonomi Pesantren (SEP) yang layak diberikan fasilitas pembiayaan oleh BNI Syariah.

Hadir dalam acara ini Ketua Pengurus Serikat Ekonomi Pesantren (Yayasan Simpul Energi Pesantren), Ahmad Tazakka Bonanza; dan Ketua Pembina Serikat Ekonomi Pesantren / Yayasan Simpul Energi Pesantren, Adang Nurdin.

Sedang dari BNI Syariah turut hadir Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi; Pemimpin Divisi Bisnis Mikro BNI Syariah, Jon Sujani Pasaribu; Regional Head Wilayah Barat BNI Syariah, Dade Dermawan; dan Pemimpin Cabang BNI Syariah Tasikmalaya, Roby Suhantha Hasibuan.

Iwan Abdi mengatakan sebagai Hasanah Banking Partner, BNI Syariah berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan ekosistem halal diantaranya melalui pemberdayaan ekonomi pesantren.

“Merupakan suatu kehormatan bisa bekerja sama dengan Serikat Ekonomi Pesantren / Yayasan Simpul Energi Pesantren yang memiliki 1.074 anggota pesantren,” kata Iwan Abdi, dalam keterangan resminya diterima media, di Jakarta, Senin (5/10/2020).

Melalui penandatanganan akad ini BNI Syariah akan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp180 juta kepada 5 nasabah mikro. Ke depannya Iwan Abdi berharap kerjasama ini dapat berjalan dengan baik, sehingga dapat mensejahterakan umat dan meningkatkan perekonomian rakyat.

BACA JUGA:   BSI Perkuat Digitalisasi Ekosistem Pendidikan Islam

Ahmad Tazakka Bonanza menjelaskan Serikat Ekonomi Pesantren merupakan serikat yang dibentuk dalam rangka meningkatkan perekonomian, kesejahteraan, dan kemandirian pesantren. “Hal ini sepatutnya didukung oleh lembaga keuangan syariah, termasuk BNI Syariah,” kata Ahmad Tazakka.

Salah satu pendorong penggerak ekonomi pesantren menurut Ahmad Tazakka Bonanza adalah adanya Warung Keluarga Serikat Ekonomi Pesantren yang tersebar banyak pesantren di Jawa Barat. Semoga bisa menggerakkan ekonomi dan jejaring pemasaran dan menjadi salah satu kekuatan ekonomi.

Hingga Juli tahun 2020, ada 1.020 pondok pesantren yang telah bekerjasama dengan BNI Syariah tersebar di 24 provinsi diseluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut sebanyak 747 pondok pesantren telah mendapatkan fasilitas produk BNI Syariah melalui 65 cabang BNI Syariah di seluruh Indonesia. Kerjasama BNI Syariah dengan Pondok Pesantren telah menghasilkan portofolio dana kelolaan sebesar Rp174 miliar.

Sampai triwulan II tahun 2020, BNI Syariah mencatatkan realisasi pembiayaan mikro sebesar Rp1,53 triliun dengan jumlah nasabah sebanyak 12.254 nasabah. Pada tahun ini BNI Syariah juga telah resmi ditunjuk oleh Pemerintah untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui produk BNI KUR iB Hasanah dengan margin efektif 6% per tahun.

Dengan produk BNI KUR iB Hasanah, BNI Syariah berharap dapat memperluas akses pembiayaan yang sesuai dengan prinsip syariah kepada usaha produktif, meningkatkan kapasitas daya saing UMKM dan penyerapan tenaga kerja, serta memaksimalkan bisnis pembiayaan mikro BNI Syariah.

Dalam memasarkan produk BNI KUR iB Hasanah, BNI Syariah memiliki program Awal Kebaikan KUR (AKUR Hasanah). Periode program AKUR Hasanah berlangsung sejak bulan September sampai 1 Desember 2020. BNI Syariah menyediakan hadiah menarik bagi pengusaha terbaik yang mengikuti program AKUR, diantaranya 10 tabungan haji, 25 sepeda lipat, dan 100 cashback tabungan.

BACA JUGA:   BNI Syariah Kucuri Pembiayaan Rp400 M ke Medco Power

Foto: Istimewa

Tags: bni syariahekonomi syariahpembiayaan mikroserikat ekonomi pesantren
Previous Post

Waspadai IHSG di Awal Pekan, Saham Ini Layak Beli

Next Post

BEI Cabut Suspensi JSKY

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR