TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Apkomindo: Manfaatkan Teknologi Big Data, OTT dan Cloud

Nurdian Akhmad
11 June 2015 | 09:33
rubrik: BUMN

Jakarta, businessnews.id- Dunia teknologi sudah  memasuki era baru yakni IOT (Internet of Things) yang akan memicu penggunaan data yang besar. Kian pesatnya penggunaan internet telah mendorong lalu lintas data menjadi semakin banyak. Apalagi dengan perkembangan gadget yang juga makin tumbuh sehingga munculnya Big Data juga semakin tak terhindarkan.  Perubahaan big data  dituntut untuk meningkatkan competitiveness dalam penguasaaan Teknologi Informasi, Knowledge ekonomi dengan memanfaatkan teknologi Big Data, Cloud Computing, OTT Mobile Networking.

“Data-data tersebut  setiap saat banyak sekali melewati internet dan terus berkembang. Sehingga untuk mengolah dan menganalisanya, tentu juga perlu disediakan data center sebagai media penyimpanannya,” ujar Rudi Rusdiah, CEO Micronics Internusa dalam seminar bertema “Big Data” di ajang “Indonesia Cellular Show (ICS) dan Gadget Show 2015 yang dibuka Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara di Jakarta Convention Center (10/6).

Lebih lanjut Rudi Rusdiah  yang juga Ketua Umum DPP Apkomindo menyoroti soal  layanan “Over the Top” (OTT) seperti Facebook Twitter Flick Instagram dan lainnya. Perkembangan OTT sangat dinamis  karena menyebar melalui Networking atau internet. Akibat banyaknya orang menggunakan aplikasi OTT  menjadi beban bagi operator.

Yah, OTT menjadi ancaman bagi operator karena mendorong ramainya lalu lintas dan mengancam terjadinya ledakan data.”Sampai saat ini, belum ada regulasi yang mengatur penggunaan layanan operator oleh OTT,” jelas Rudi seraya mendesak  pemerintah untuk bersikap  tegas dan membuat peraturan mengenai penggunaan infrastruktur oleh OOT tersebut. Alasannya karena kedaulatan negara dan jangan mau hanya dijadikan pasar.

Sementara itu, sesuai dengan tema penyelenggaraan ICS tahun ini “Digitalize Your Life”, Ketua umum ATSI (Asosiasi penyelenggara Telekomunikasi seluruh Indonesia), Alexander Rusli menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pemerintah mewujudkan Rencana Pitalebar Indonesia (RPI) dengan menyediakan infrastruktur jaringan pita lebar dan ekosistemnya.

BACA JUGA:   AP I Kebut Perluasan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar

Sebelumnya, Menkominfo  Rudiantara mengatakan tahun ini akan lebih fokus kepada perkembangan ekosistem 4G yang diperkirakan akan lebih besar lagi pada tahun mendatang. “Akan lebih marak lagi ponsel LTE yang punya kandungan konten Indonesia,” ujar Menkominfo. ICS 2015 akan berlangsung lima hari mulai tanggal 10 hingga 14 Juni 2015 di Plenary Hall dan Main Lobby JCC. (red)

Previous Post

Bongkar Pasang Jajaran Direksi Indosat

Next Post

Perbankan Diminta Perhatikan Nasabah Ritel

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR