Jakarta, TopBusiness – Pasar kendaraan bermotor sampai kuartal III-2020 masih belum membaik dari dampak pandemi Covid-19. Hal itu terlihat dari penjualan mobil PT PT Astra International Tbk (ASII) hingga sembilan bulan pertama 2020 tercatat mengalami penurunan 51 persen menjadi 192,4 unit, dengan pangsa pasar stabil sebesar 52 persen.
Angka penjualan otomotif ASII itu seiring dengan penurunan penjualan mobil nasional yang juga mengalami penurunan 51 persen.
Akibat penjualan yang masih jeblok, laba bersih divisi otomotif ASII menurun drastis hingga 70 persen menjadi Rp1,8 triliun.
“Laba bersih segmen otomotif grup menurun 70 persen menjadi Rp1,8 triliun, yang mencerminkan penurunan volume penjualan yang signifikan,” kata Presiden Direktur Djony Bunarto Tjondro, dalam keterangan tertulisnya, Rab (28/10/2020).
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) jumlah penjualan mobil pada periode tersebut hanya 372 ribu unit
Namun, pada kuartal III-2020, penjualan mobil Astra mampu meningkat menjadi 53 ribu unit, dari 9,7 ribu unit dibandingkan dengan kuartal II-2020. Hal ini disebabkan oleh pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Sementara untuk penjualan sepeda motor Honda, Astra mencatat mengalami penurunan 38 persen menjadi 2,3 juta unit. Sama halnya dengan penjualan mobil, penurunan penjualan sepeda motor juga seiring dengan penjualan sepeda motor secara nasional yang menurun 42 persen menjadi 2,9 juta unit.
Pada kuartal III-2020, penjualan sepeda motor Astra meningkat menjadi 849 ribu unit, dari 244 ribu unit pada kuartal II-2020.
