
Jakarta-Thebusinessnews. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI ) kian getol mengenjot pertumbuhan sektor UMKM ( Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Setelah menempati posisi kedua setelah PT BRI dari sisi portofolio kredit UMKM. Kedepan tidak menutup kemungkinan kedepan menjadi nomor satu, setelah bersinergi dengan PT Pos Indonesia dan PT Taspen membentuk Bank Mantap
Direktur PT Bank Mandiri, Tardi menyatakan telah menambah suntikan setoran modal kepada Bank Sinar harapan Bali sebesar Rp 400 Miliar. Penguatan modal untuk memperkokoh posisinya dalam Bank Mantap (Bank Mandiri Taspen dan Pos), hasil Joint venture Bank Sinar Harapan Bali dengan PT Taspen dan PT Pos. “ kami menambah Rp 400 Miliar sementara Taspen dan PT Pos Indonesia masing masing Rp 175 miliar, “ ujarnya. di Jakarta, Jumat, 19 Juni 2015
Bank Mantap ini, rencana akan dikembangkan sebagai bank UMKM dengan memamfaatkan jaringan PT Pos Indonesia ada setiap kecamatan di Indoenesia dan Jaringan Taspen untuk memperkuat pembiayan kepada pensiunan. “ Jadi dua hal itu yang akan kita kembangkan, satu memamfaatkan jaringan pos untuk menjual produk produk perbankan dan kedua masuk pembiayaan pensiunan malalui Taspen, “ terang dia.
Pada tahun 2015, Bank Mantap akan fokus pada pengembangan jaringan Taspen di wilayah Bali dan Jabodetabek dengan ada tambahan 9 unit layanan dengan rincian 1 di Denpasar dan 8 di jabodetabek. Pada pertengahan tahun ini rencana Bank Mantap akan meminta ijin kepada OJK untuk menambah 15 jaringan lagi.
Sementara ini di Pulau Bali mengacu pada jaringan layanan Bank Sinar Harapan Bali telah memiliki 90 unit layanan te dan berapa jawa. Sementara jaringan PT Pos baru sebatas agen penjual. Namum tidak menutup kemungkinan semua jaringan PT Pos dan Taspen dapat digunakan sebagai layanan perbankan. “ Sebab mereka juga sebagai pemegang saham dan Taspen juga memiliki 46 cabang,“ harap dia
Tardi juga menambahkan tahun depan, akan lebih agresif lagi sebab masih banyak calon nasabah yang belum dapat akses perbankan. Dan ketika ditanya apakah akan mengungguli PT BRI disektor UMKM ia menyatakan, “ Ya .. sama sama masuk ke UMKM lah, geger dunia nanti,” Jawabnya diplomatis. (AZ)