TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Astra Sebut Aksi Korporasi Astra Infra tak Pengaruhi Laju Saham

Busthomi
26 December 2020 | 12:15
rubrik: Capital Market
RUPST Astra: Bagi Dividen Rp8,6 T dan Rombak Direksi

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Astra International Tbk (ASII) mengklarifikasi, bahwa laju sahamnya sejauh ini tak terpengaruh dengan adanya aksi korporasi dari anak usahanya yakni PT Astra Tol Nusantara atau Astra Infra. Astra Infra sendiri memang baru-baru ini cukup massif melakukan aksi korporasi.

Sebelumnya, Astra melalui Astra Infra telah merampungkan akuisisi perusahaan jalan tol yakni PT Jakarta Marga Jaya (JMJ). Perseroan mengakuisisi 100 persen saham di PT JMJ yang dimiliki 51 persennya oleh PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) dan 49 persennya saham milik PT Jaya Sarana Pratama (JSP).

Selain itu, Astra Infra juga telah menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai Rp1,5 triliun untuk tahun depan. Dana itu, disebut-sebut untuk pengembangan bisnis serta penambahan kapasitas portofolio jalan tol yang sudah dimiliki Astra Infra.

Terkait hal tersebut, Astra International pun mengkonfirmasi informasi pemberitaan itu. Bahwa, dijelaskan Gita Tiffany Boer, Corporate Secretary ASII, capex di anak usaha itu merupakan sebatas rencana belanja modal rutin untuk pengembangan bisnis dan tidak termasuk akuisisi. Sementara untuk akuisisi terhadap PT JMJ itu telah dilakukan pada bulan November 2020. Dan Astra Infra pun telah mengeluarkan press release mengenai akusisi ini pada tanggal 26 November 2020 lalu.

“Jadi, kedua informasi tersebut bukanlah merupakan informasi atau kejadian penting yang dapat mempengaruhi harga saham Astra,” tandas Tiffany, seperti dikutip dari keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Sabtu (26/12/2020).

Dan selanjutnya, kata Tiffany, terkait informasi keuangan Astra untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2020, Laporan Keuangan Astra untuk periode tersebut telah disampaikan kepada BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui sistem IDXnet pada tanggal 26 Oktober 2020 lalu. “Pada tanggal yang sama, Astra juga telah mengeluarkan press release dan mengunggah di website perusahaan informasi kinerja Astra pada kuartal III tahun 2020,” katanya.

BACA JUGA:   Saham Pilihan di Hari Ini: BBRI, BUMI, dan Lainnya

Adapun, pada saat ini semua informasi material yang dapat memengaruhi harga saham Astra telah disampaikan. “Jadi, sebagai perusahaan tercatat, Astra senantiasa mematuhi ketentuan peraturan pasar modal Indonesia mengenai keterbukaan informasi,” katanya.

Pada penutupan perdagangan Rabu (23/12/2020), sehari sebelum libur nasional, mengutip Bloomberg, saham ASII ditutup di posisi Rp6.000 atau melemah 75 poin alias 1,23% dari penutupan sebelumnya di level Rp6.075. Sahamya pun dibuka memerah di angka Rp6.025. Adapun secara year to date (ytd), saham ASII juga masih merugi. Dengan posisi saat ini yang Rp6.000 berarti melamah 10,06% dari pembukaan awal tahun ini di posisi Rp6.875.

Sebelumnya diberitakan, Astra Infra telah menyiapkan capex Rp1,5 triliun yang belum memasukkan angaran akuisisi jalan tol. Anggaran tersebut untuk pengembangan bisnis serta penambahan kapasitas portofolio jalan tol yang sudah dimiliki perseroan.

“Semua ruas tol Astra Infra telah beroperasi penuh, sehingga kebutuhan cash deficiency sudah berkurang. Dengan demikian, belanja modal 2021 hanya untuk pengembangan bisnis,” kata Group CEO Astra Infra, Djap Tet Fa belum lama ini.

Sedangkan dengan penandatanganan dokumen pengalihan saham tersebut, maka secara tidak langsung, Astra Infra memiliki 35% saham PT Marga Lingkar Jakarta (MLJ) yang merupakan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Ruas Tol JORR I W2.

“Berinvestasi di JORR I W2N adalah salah satu langkah strategis ASTRA Infra dalam mendiversifikasi portofolio bisnis Jalan Tol terutama area Metro. Akuisisi ini juga merupakan wujud kontribusi ASTRA Infra dalam mendukung kemajuan infrastruktur dan mendorong pertumbuhan perekonomian Indonesia di tengah pandemi Covid-19,” ujar Djap Tet Fa, di lain kesempatan.

FOTO: Istimewa

Tags: akuisisi jalan tolAstra Infraastra internationalsaham ASII
Previous Post

BOLA Setor Modal ke Anak Usaha

Next Post

Default Obligasi Korporasi di 2020 Naik Tipis, Bagaimana Tahun Depan?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR