Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Jumat (29/01/2021) ada potensi rebound.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, memperlihatkan bahwa pasar AS kembali menguat setelah sempat mengalami pelemahan signifikan akibat profit taking investor. DJIA naik 0,99% ke angka 30.603, diikuti S&P 500 (0,98%) dan Nasdaq (0,5%). Selain itu, data penjualan rumah baru di naik 1,6% mom pada Desember 2020 (cons: 1,9%; Nov-20 minus 12,6%), mengindikasikan bahwa minat investor di sektor properti mulai tumbuh.
Indeks EIDO ditutup menguat 0,87%, sementara IHSG melemah 2,12% ke angka 5.979 dengan BBRI, TLKM, dan BMRI sebagai top lagging movers. Net buy asing pada pasar regular mencapai Rp 26 miliar. Saham dengan nilai net sell asing tertinggi di pasar reguler adalah TLKM (Rp 49 miliar), diikuti oleh ANTM (Rp 37,7 miliar) dan INTP (Rp 32,8 miliar). Sementara itu, BBCA mencatat nilai net buy asing tertinggi (Rp 124 miliar), diikuti oleh ASII (Rp 85,5 miliar) dan INCO (Rp 50,7 miliar). Sepanjang minggu ini (Senin-Kamis), IHSG melemah 5,28% dengan total angka net buy asing mencapai Rp 464.6 miliar pada pasar reguler.
Sebanyak 13,695 kasus baru COVID-19 dilaporkan pada Kamis (Rabu: 11.948) dengan 10.792 pasien sembuh (Rabu: 10.974) dan 476 meninggal (Rabu: 387). Dengan tambahan kasus baru ini, jumlah total kasus yang dilaporkan di Indonesia telah mencapai 1.037.993 kasus dengan rasio kasus ditutup sebesar 83,.96% per 28 Jan 2021 (27 Jan 2021: 83,98%).
Dewan Pengawas LPI yang baru dilantik diharapkan dapat menarik investasi hingga USD 200 miliar dari investor asing, dengan menawarkan investasi pada sektor yang memiliki return menarik. Hal tersebut diharapkan dapat mendorong industri strategis serta memperkuat pasar modal Indonesia. “Menutup minggu ini sekaligus bulan Januari 2021, kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat setelah melemah 6 hari berturut-turut, seiring dengan kembalinya minat beli investor,” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
