Jakarta, TopBusiness—Pengamat pertanian, Bungaran Saragih, mengatakan pada hari ini bahwa diplomasi sawit yang selama ini dijalankan oleh RI, cukup berhasil. “Bahwa saat ini RI menjadi raja sawit dunia, merupakan andil dari diplomasi tersebut sejak Orde Baru sampai masa reformasi saat ini,” kata mantan menteri pertanian (mentan) tersebut.
Menjadi pembicara pada diskusi JCG CALM Forum, yang digelar The Jakarta Consulting Group secara online, Bungaran Saragih mengatakan bahwa untuk selanjutnya, diplomasi sawit harus menjadi bagian dari diplomasi ekonomi-politik oleh RI.
“Jadi, hal tersebut harus berjalan secara integral,” katanya.
Bungaran Saragih pun menjelaskan bahwa keberhasilan diplomasi sawit tersebut, bisa dicontoh untuk diplomasi sektor bisnis lainnya. Sebagai contoh, sektor bisnis karet, gula, dan komoditas pertanian lainnya, bisa saja mencontoh keberhasilan diplomasi sawit tersebut.
“Bahkan, sektor bisnis baja pun bisa saja mencontoh keberhasilan diplomasi sawit,” papar Bungaran Saragih.
Yang ironis, Bungaran Saragih menambahkan, RI justru tidak menyadari keberhasilan diplomasi sawit tersebut.
“Kita ini selalu complain ke diri kita, dan mengolok-olok diri sendiri. Padahal, RI adalah raja dunia bidang sawit. Bukan di bidang lainnya.”
