Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksi bisa kembali melanjutkan penguatannya. Kondisi ini karena ditopang masih adanya sentiment positif yang mendukung Indeks.
Menurut M. Nafan Aji Gusta Utama, analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, pada perdagangan kemarin, IHSG berhasil ditutup menguat sebesar 0.56% di level 6077.75. Dan sepertinya kondisi tersebut akan berlanjut pada perdagangan hari ini.
Berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Kendati untuk Stochastic dan RSI sudah berada di area netral. Namun, kata Nafan, sebelumnya sudah terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG. “Sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat,” kata Nafan di Jakarta, dalam Binaartha Technical Research, Kamis (4/2/2021).
Untuk itu, dia menegaskan, berdasarkan rasio fibonacci, untuk level support maupun resistance IHSG berada pada rentang 5992.73 hingga 6179.13.
Di bawah ini sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.
– AALI, dengan daily (11000). RoE: 3.97%; PER: 27.09x; EPS: 408.80; PBV: 1.09x; Beta: 1.68. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 10750 – 11000, dengan target harga secara bertahap di 11575, 12650 dan 13750. Support: 10750 & 10475.
– GGRM, dengan daily (38825). RoE: 12.98%; PER: 9.91x; EPS: 3962.96; PBV: 1.30x; Beta: 0.97. Terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 38500 – 38850, dengan target harga secara bertahap di 39975, 40775, 41800, 44200, 46600 dan 66125. Support: 38125 & 37000.
– ICBP, dengan daily (9425). RoE: 10.85%; PER: 21.09x; EPS: 451.60; PBV: 2.28x; Beta: 0.34. Pergerakan harga saham menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 9375 – 9425, dengan target harga secara bertahap di level 9825, 10625, 11425, 12250 dan 13650. Support: 9375 & 9000.
– JSMR, dengan daily (4460). RoE: 0.87%; PER: 159.45x; EPS: 28.79; PBV: 1.38x; Beta: 1.54. Pergerakan harga saham menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 4410 – 4460, dengan target harga secara bertahap di level 4650, 4930, 5200, 5325 dan 6100. Support: 4370 & 4100.
– LPPF, dengan daily (1150). RoE: -128.66%; PER: -3.92x; EPS: -293.63; PBV: 4.73x; Beta: 1.97. Pergerakan harga saham menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1110 – 1150, dengan target harga secara bertahap di level 1220, 1280, 1530, 1780 dan 2030. Support: 1030.
– MAIN, dengan daily (670). RoE: -4.98%; PER: -15.25; EPS: -43.95; PBV: 0.77x; Beta: 2.25. Terlihat pola spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level level 660 – 670, dengan target harga secara bertahap di level 705, 810 dan 915. Support: 660 & 625.
FOTO: TopBusiness
