Jakarta, TopBusiness—PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) yang dijalankan pemerintah Indonesia akhir-akhir ini untuk mengatasi perluasan Covid-19, telah menurunkan mobilitas masyarakat.
“Januari dan Februari tahun 2021, mobilitas masyarakat tercatat menurun akibat PPKM,” papar Kepala Badan Pusat Statistik RI (BPS), dalam konferensi pers yang berlangsung secara virtual hari ini.
Kata Suhariyanto, untuk Januari-Februari 2020, sektor ritel dan rekreasi mendapatkan kontraksi lebih dalam kalau dibandingkan dengan November-Desember 2019.
Untuk Januari-Februari 2021, ada juga kecenderungan bahwa di beberapa lokasi, mobilitas masyarakat lebih ramai. Contohnya adalah saat libur Imlek 2021.
“Kemudian ada kecenderungan pula bahwa di Februari 2021, mobilitas masyarakat mulai naik,” katanya.
Ke depan, tren kenaikan mobilitas tersebut tentu pantas disyukuri. Namun, tentu saja penegakan protokol pencegahan Covid-19 harus berjalan bagus. “Di sisi lain, program vaksinasi anti-Covid-19 terus berjalan. Dan hal tersebut sudah tentu kita harapkan dapat memercepat pemulihan ekonomi,” kata Suhariyanto.
