Jakarta, TopBusiness—Dalam menjalankan program CSR (corporate social responsibility), BPD Bali antara lain menjalankan program kemitraan. Satu di antara itu adalah kemitraan dengan 177 desa wisata.
“Kemitraan dengan 177 desa wisata merupakan contoh tepat tentang CSR yang berdampak positif terhadap bisnis kami,” kata Direktur Utama BPD Bali, I Nyoman Sudharma, dalam presentasinya untuk Dewan Juri Top CSR Awards 2021, melalui jaringan internet (2/3/2021).
I Nyoman Sudharma menjelaskan bahwa BPD Bali memberikan sejumlah bantuan dan bimbingan. Contohnya adalah bantuan untuk meningkatnya kualitas infrastruktur jaringan komunikasi, dan lain-lain.
Kemudian, BPD Bali mendapatkan kesempatan untuk mengelola keuangan 177 desa wisata tersebut. Dalam hal tersebut, dana desa wisata tersebutkan ditempatkan di BPD Bali.
“Manfaat lainnya dari kemitraan dengan 177 desa wisata tersebut, tentunya masih ada. Yakni bahwa brand BPD Bali semakin dikenal,” kata I Nyoman Sudharma.
Kemitraan dengan ratusan desa wisata tersebut, ia menambahkan, merupakan aktivitas CSR BPD Bali untuk sektor pariwisata. Pembinaan dan edukasi untuk pengelola desa wisata tersebut, ke depan tentu akan terus dilanjutkan.
“Kalau yang pengelolaannya sudah bagus, kami berupaya terus meningkatkannya secara sinambung. Contohnya, adalah dengan menambahkan fasilitas e-ticket, dan lain-lain,” papar dia.
Selanjutnya, direktur utama tersebut menjelaskan bahwa dalam program CSR, BPD Bali pun mengupayakan adanya keparalelan dengan kebijakan pemerintah daerah, selaku pemegang saham. “CSR bantuan pendidikan adalah contoh keparalelan tersebut.”
CSR bantuan pendidikan tersebut pun sejalan dengan program inklusi keuangan dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan). “Bantuan tersebut kami berikan dalam bentuk tabungan, bukan tunai. Dan hal tersebut tentu menaikkan taraf inklusi atau pun literasi keuangan oleh penerima,” kata I Nyoman Sudharma.
