Jakarta, TopBusiness – Siam Cement Group (SCG) Indonesia merupakan perusahaan yang memiliki beberapa core business antara lain Cement Building Materials, Chemicals, dan Packaging. Sampai saat ini, perusahaan entitas bisnis penanaman modal asing dari Thailand ini sudah memiliki 31 perusahaan dengan lebih dari 8300 karyawan di Indonesia.
Dalam menjalankan bisnisnya, SCG Indonesia memiliki strategi, yakni menyediakan produk premium dan layanan dengan High Value-Added, yaitu untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar SCG beroperasi. Sehingga tidak mengherankan sesuai strategi bisnisnya, SCG Indonesia juga cukup gesit dalam melakukan CSR sebagai bentuk kontribusi sosialnya kepada masyarakat.
Nissa Keyssa, Government Liaison dan Community Relation PT Semen Jawa, salah satu core business-nya PT SCG Indonesia, mengatakan dalam menjalankan bisnisnya, SCG fokus kepada pendekatan Sustainable Development dan memfokuskan kepada adanya keseteraan dalam ekonomi, sosial, dan juga komitmen lingkungan dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Untuk CSR unggulan, Nissa mengungkap sejumlah aktivitas yang telah dilakukan PT SCG Indonesia antara lain SCG Sharing The Dream Scholarship, SD Symposium Indonesia 2020, Circular Economy Campaing, Retote Project, Basket Bottle, Kripik Pisang Kartini, Waste Pallet & Stone Developmentt Project, Tofu (Tahu) Production, Beasiswa Berprestasi Semen Jawa, serta Community Empowerment Program.
Tidak ketinggalan, perusahaan juga melakukan sejumlah aktivitas CSR pada masa pandemi Covid-19. “Dan di era pandemi saat ini, SCG membuat satu program dengan nama SCG #CareTogether atau SCG #PeduliBersama. Di dalam SCG #PeduliBersama ini kita mencanangkan beberapa program yang tentunya bertujuan untuk membantu pemerintah dalam menekan laju penyebaran Covid-19. Salah satu program unggulan adalah kami memberikan solusi inovatif Swab Chamber yang kami donasikan di area Jakarta dan area Jawa Barat. Selain itu, kami juga mendonasikan berbagai APD, seperti masker, desinfektan kepada pemerintah, rumah sakit, klinik, dan tentunya masyarakat di sekitar SCG beroperasi,” ujar Nissa pada sesi penjurian TOP CSR Awards 2021 yang digelar Majalah Top Business secara virtual.
Lebih lanjut dikatakan Nissa, donasi Swab Chamber ini telah diserahkan sebanyak lebih dari 40 unit. Swab Chamber ini disebut etlah sesuai dengan rekomendasi dari BNPB dan pemerintah Jawa Barat, serta telah dikirimkan ke beberapa rumah sakit pilihan yang telah direkomendasikan.
“Dan donasi Swab Chamber ini telah menghabiskan Rp1 miliar, (tujuannya) kami ingin melindungi tenaga medis, dan menekan kemungkinan resiko penyebaran dari pasien ke tenaga medis sehingga kami buat solusi inovatif dengan memberikan donasi swab chamber ini,” jelas Nissa.
Seperti telah disebutkan, dalam aktivitas CSR-nya, PT SCG Indonesia memiliki program unggulan di bidang pendidikan, yakni SCG Sharing The Dream Scholarship. Program CSR yang telah dilakukan sejak tahun 2012, hingga saat ini sudah memiliki lebih dari 2700 penerima beasiswa, baik di tingkat SMA maupun undergraduate (S-1). Penerima beasiswa ini ditujukan kepada siswa dan siswi yang tinggal di daerah sekitar SCG beroperasi, yaitu ada di Jakarta, Bogor, Sukabumi, Tangerang Selatan, dan Lebak.
“Di tahun 2020, (kami) melanjutkan pemberian beasiswa ini kepada undergraduate scholar, yaitu sebesar Rp8 juta per orang, dengan total Rp96 juta,” ungkap Nissa.
Selanjutnya, dalam presentasinya di hadapan para juri, Nissa juga memaparkan aktivitas CSR perusahaan bertajuk Suistainable Development (SD) Symposium Indonesia 2020, dengan tema Collaboration for Action. SD Symposium ini sejatinya masih kelanjutan dari SD Symposium-nya di Bangkok yang disebut menuai hasil signifikan, sehingga diterapkan juga di Indonesia. Pada kegiatan ini SCG mengundang sejumlah pihak, baik dari pelaku usaha, konsumen, pemerintah, dan bahkan penerima bea siswa SCG Sharing the Dream dari undergraduate scholar.
“Jadi, di sini semuanya benar-benar bertemu dan berdikusi mengenai circular economy. Sehingga kita ingin tujuannya tercapai, yaitu mempromosikan behavior change dan awareness terhadap circular economy,” beber Nissa.
Masih soal circular economy, PT SCG Indonesia juga menggelar apa yang disebut sebagai Youth Golfers Generation. Di program ini, peusahaan berbagi inspirasi dengan para golf muda dengan mengundang Ms. Ariya Jutanugarn and Ms. Moriya Jutanugarn yang merupakan #1 LPGA Women Golfer in the world untuk mengajak adik-adik para pemuda golfer untuk mengaplikasikan circular economy.
“Jadi, selain belajar golf mereka juga diajak untuk bisa menerapkan circular economy dalam event ini,” tutup Nissa.
Penulis: Fauzi
