Jakarta, TopBusiness—Pada masa dampak Covid-19 di Indonesia, Biznet mengubah strategi penerapan CSR (corporate social responsibility). Dalam hal tersebut, CSR itu fokus kepada dukungan untuk berbagai pihak dalam mengatasi dampak pandemi tersebut.
“Kami awalnya memperkirakan bahwa pada tahun 2021 ini, dampak Covid-19 masih kita alami. Maka CSR Biznet banyak dialihkan kepada upaya mengatasi dampak tersebut,” kata Corporate Communication Manager Biznet, Renya Nuringtyas, hari ini, dalam presentasi online untuk Dewan Juri Top CSR Award 2021 yang digelar Majalah TopBusiness bersama sejumlah lembaga.
“Sejak awal masuknya Covid-19 ke Indonesia tahun 2020 pun,” Renya menambahkan, “CSR Biznet sudah terfokus ke penanggulangan dampaknya.”
Ia menjelaskan bahwa, salah satu bentuk CSR tersebut, adalah hasil kerja sama dengan anak usaha Biznet yang merupakan produsen masker medis, yakni PrimaMedix. Dalam hal ini, Biznet dan anak usaha tersebut bekerja sama untuk program donasi masker medis.
Contoh lain program tersebut adalah pendistribusian voucher sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19, serta donasi APD (alat pelindung diri) termasuk masker sebanyak puluhan ribu unit. “Program Biznet Goes to School pun berlangsung terus,” papar Renya.
Renya memaparkan bahwa program CSR Biznet berjalan berdasarkan rencana kerja/agenda tahunan. Hal tersebut terintegrasi ke dalam program kerja divisi komunikasi perusahaan. “Untuk evaluasi program CSR, berjalan tahunan. Adapun untuk implementasi, berjalan dengan dukungan berbagai pihak secara terkoordinasi,” ucap Renya.
Dalam kesempatan presentasi yang sama, Senior Manager Marketing Biznet, Adrianto Sulistio, memaparkan dampak positif program CSR tersebut, kepada bisnis perusahaan telekomunikasi terintegrasi tersebut. Antara lain, dalam program donasi APD, brand awareness Biznet naik, juga lantas dikenal sebagai perusahaan yang peduli terhadap kesehatan masyarakat. “Kemudian, nama anak usaha kami tersebut (PrimaMedix) semakin dikenal oleh masyarakat,” Adrian berkata.
Untuk program Biznet Goes to School, dampak positif untuk Biznet pun ada. Yakni bahwa dalam program CSR tersebut, Biznet pun sekaligus menaikkan upaya untuk menjadi perusahaan yang mendukung transformasi digital di Indonesia.
“Kemudian, program distribusi voucher sembako, melahirkan manfaat berupa naiknya brand awareness Biznet di publik,” Adrian menjelaskan lebih lanjut.
Lebih lanjut, Adrian berkata bahwa saat dampak Covid-19 terjadi di Indonesia, Biznet mendapatkan pertumbuhan jumlah pelanggan.
“Kenaikan pelanggan kami, pada kisaran 50%. Walau, ada juga hambatan dari pandemi tersebut. Misalnya, teknisi kami saat akan masuk ke suatu kawasan, terkendala oleh pembatasan mobilitas masyarakat,” Adrian mengatakan.
