TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Meski Bisnis Tertekan Aerowisata Konsisten Jalankan CSR

Editor
10 March 2021 | 23:03
rubrik: Business Info, CSR, Event
Meski Bisnis Tertekan Aerowisata Konsisten Jalankan CSR

Jakarta, TopBusiness – Pariwisata, jasa hospitality, seperti hotel dan restauran, termasuk sektor yang mengalami tekanan berat sejak terjadi pandemi Covid-19. Meski demikian PT Aero Wisata (Aerowisata) yang merupakan anak perusahaan BUMN– PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk., tetap konsisten menjalankan program-program Corporate Social Responsibility (CSR), termasuk inisiasi program yang dilakukan untuk membantu meringankan beban masyarakat maupun pemerintah dalam menghadapi wabah virus corona ini.

Industri pariwisata mengalami pukulan berat sejak terjadi pandemi  virus corona. Terhentinya aktivitas perjalanan wisatawan, membuat industri pendukung seperti perhotelan, restauran, biro pejalanan wisata, jasa penerbangan, menjadi ikut terpuruk. Demikian pula bisnis penunjang seperti catering di dalam pesawat yang juga mengalami tekanan berat. Bahkan produktivitas catering untuk layanan makanan di pesawat, sempat merosot hingga di atas 90%, terlebjh untuk rute penerbangan luar negeri.

Hal ini dialami Aerofood Indonesia, salah satu anak usaha dari PT Aerowisat. Apalagi sejak penerbangan komersial luar negeri dilarang beroperasi, baik penerbangan Garuda maupun Non Garuda (foreign airlines).  “Selama ini, untuk inflight food services atau layanan cafering bagi airlines ke  luar negeri, 90% kami yang menanganinya melalui Aerofood. Dengan menurunnya penerbangan luar negeri, bahkan sempat vakum ini, otomatis langsung berdampak pada usaha kami yang juga mengalami tekanan berat,” ungkap Direktur PT Aero Wisata (Aerowisata), Purwadi saat presentasi dan wawancara penjurian “Top CSR Awards 2021” pada (9/3) melalui video zoom meeting di hadapan tim dewan juri terdiri Thendri Supriatno – Ketua Corporate Forum for Community Development (CFCD), Ina Sawitri (Ketua Yayasan Pakem/Pengembangan Keuangan Mikro) yang dimoderatori Ahmad Churi dari Solusi Kinerja Bisnis (SKB).

PT Aerowisata merupakan salah satu anak perusahaan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang bergerak di bidang usaha katering, hotel, wisata, transportasi dan logistik. Sebagai bagian dari usaha wisata dan hospitality, kinerja bisnisnya pun langsung terpukul oleh dampak pandemi Covid-19 di hampir semua lini, baik untuk Food service, Hotels, Travel, Transportation dan Logistics.

BACA JUGA:   Terapkan Tata Kelola yang Baik, BPR Bahteramas Konawe Kandidat Raih TOP GRC Awards 2025

Mencermati kondisi yang terjadi, Aerowisata Group berusaha bertahan, di antaranya dengan cara melakukan inovasi seluruh produk, menciptakan kreatifitas usaha, dan efisiensi di berbagai aspek dengan tetap mengutamakan kualitas produk dan layanan.

Meski mengalami tekanan berat, Aerowisata Group melalui seluruh lini bisnis termasuk di 14 anak perusahaan, tetap berkomitmen dan konsisten menerapkan GCG dalam menjalankan kegiatan bisnis serta menjalankan program kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan melalui program CSR.

Sejak tahun 2017, skor GCG-nya juga terus meningka. Tercatat pada tahun 2017 berdasarkamn assesment dari BPKP sebesar  86.68 dari yang ditargetkan sebesar 85. Tahun 2018 dari hasil self assessment  skor GCG naik menjadi 87,83. Tahun 2019 berdasarkan assessment dari BPKP skor GCG-nya kembali naik , menjadi 88,69 dan tahun lalu  berdasarkan self assessment, skor GCG Aerowisata naik menjadi 89,41,

Perusahaan juga telah memiliki kebijakan dan tata kelola tersendiri untuk program CSR, mulai dari proses identifikasi & pemetaan, perencanaan, pendanaan, pelaksana program, monitoring dan evaluasinya.

Dalam hal ini, setiap tahunnya perusahaan memetakan rencana dan kegiatan tanggung jawab social perusahaan yang kemudian dituangkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Adapun rencana dan kegiatan yang tertuang dalam RKAP, antara lain mencakup: aspek keuangan, aspek pelanggan, aspek tata kelola perusahaan yang baik (GCG), aspek human capital, serta aspek kemasyarakatan.

“Sebagai anak usaha perusahaan BUMN, Aerowisata  telah dan selalu konsisten melaksanakan program-program CSR di seluruh lini bisnis yang dilaksanakan setiap tahunnya, termasuk di anak perusahaan. Bentuk kegiatan CSR,  antara lain telah diatur melalui Kebijakan Tanggung Jawab  Sosial Perusahaan No. KB-AWS-CS.004.001. Bidangnya mencakup public health & education (Kesehatan dan Pendidikan), Environment (lingkungan),  Care For Area Surrounding (peduli area sekitar), serta humanitarian (bantuan kemanusiaan),” ungkap Purwadi saat paparan dan presentasi yang didampingi tim secara virtual (Vera Yunita Plh, Vice President Corporate Secretary, Wulandari SM Corporate Communication/Corcom, serta Gatot Christmiyono, Corcom Specialist).

BACA JUGA:   Inpex Siap Garap Mega Proyek Abadi LNG di Blok Masela

Ditambahkan,  di tengah pandemi Covid-19 ini, Aerowisata juga menginisiasi kebijakan dan program CSR yang dititikberatkan untuk membantu pemerintah dalam mempercepat penanganan Covid-19 berupa Penerapan PSBB/PPKM dan protocol Kesehatan secara konsisten di seluruh lini bisnis yang ada di perusahaan.

Upaya ini diolakukan di antaranya dengan menerapkan sitem kehadiran tenaga kerja di kantor yanbg disesuaikan dengan instruksi Pemerintah.  Melakukan sosialisasi protokol kesehatan, mewajibkan dan menghimbah seluruh karyawan untuk menerapkan protokol kesehatan di lingkungan kerja dan kehidupan sehari-hari. Melakukan Rapid test seluruh Karyawan secara berkala, melakukan tracing jika ada karyawan yang terindikasi positif Covid-19, dan upaya lainnya.

Perusahaan juga melakukan “Program Berbagi Kebaikan” dengan membagikan paket masker, hygiene kit, vitamin dan paket sembilan bahan pokok (sembako) untuk karyawan dan pekerja pendukung (security, gardener, office boy, cleaner dan maintenance staf. “Upaya-upaya ini kami lakukan, terutama untuk menjaga agar operasional perusahaan tetap bisa berjalan di tengah pandemi Covid-19  dan di era kenormalan baru ini,” ujarnya.

Selain itu, Aerowisata bersama Garuda Indonesia Group, juga melakukan donasi makanan untuk Pahlawan Kemanusiaan (Tenaga Medis) yang bertugas merawat pasien Covid-19. Sebanyak 3.005 rice bowl yang distribusikan di Jakarta (RS Persahabatan), Banten (RSUD Dr.DrajatPrawiranegara, RSU Kab. Tangerang), Denpasar (RSUP Sanglah, RSUD Mangupura, RSUD Wangaya), Medan (RSUP H. Adam Malik, RSUD Dr.Pirngadi, RS Martha Friska, RSU Haji Medan), dan Surabaya (RS PHC, RSI Jemursari, RS UNAIR). “Selain itu, rice bowl ini juga sudah kami distribusikan kepada beberapa komunitas yang terdampak Covid-19 seperti supir ojek online, supir taksi, dan supir bus bandara,” tambahnya.

Dalam sesi tanya jawab, juga sampaikan  sejumlah program CSR  yang memiliki atau mengacu ISO 26.000, SDGs, program CSR yang selaras atau mendukung strategi bisnis, serta program yang menjadi unggulan. Salah satu program yang jadi unggulan yang juga selaras dengan strategi bisnis yakni  penggunaan limbah cangkang kepala sawit yang digunakan sebagai sumber energi terbarukan untuk usaha divisi laundry di Aerofood ACS (Aerowisata Group).

BACA JUGA:   Asing Aksi Jual; Indeks Saham Turun

Pemanfaatan cangkang saawit ini selain untuk mendukung perbaikan lingkungan juga berdampak pada penghematan penggunaa bahan bakar solar sebagai efisiensi perusahaan dan lingkungan. “Cangkang sawit yang merupakan limbah dari pengolahan industri minyak kelapa sawit ini, kita  gunakan sebagai bahan bakar mesin steamboiler untuk keperluan mesin-mesin operasional laundry sehingga menghemat bahan bakar solar. Ini termasuk program CSR yang jadi andalan dan cukup membanggakan bagi kami yang juga layak dicontoh/ direkomendasikan ke perusahaan lain,” ujarnya.

Program CSR lain yang juga jadi unggulan, yakni pemanfaatan limbah organic dari kegiatan perusahaan, seperti sisa bahan mentah dan makanan untuk dijadikan menjadi pupuk organic yang ramah lingkungan. Selain  itu, di saat pandemi Covid-19, perusahaan juga membuat program pemberdayaan karyawan dengan menjadikan mereka menjadi “partner” perusahaan untuk ikut membantu penjualan produk dan jasa perusahaan, sehingga  bisa menambah profit perusahaan dan sekaligus menjadi sumber tambahan  pendapatan bagi para karyawannya.

Penulis: Ahmad Churi

Tags: AerowisataPT Aero Wisata
Previous Post

Dengan Daya, CSR Bank BTPN Jadi Program Pemberdayaan yang Berkelanjutan dan Terukur

Next Post

Tower Bersama Punya 4 Pilar Program CSR Unggulan, Ada Koperasi Batik dan Mobil Kesehatan Keliling

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR