TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dengan Daya, CSR Bank BTPN Jadi Program Pemberdayaan yang Berkelanjutan dan Terukur

Busthomi
10 March 2021 | 22:52
rubrik: CSR, Event
Dengan Daya, CSR Bank BTPN Jadi Program Pemberdayaan yang Berkelanjutan dan Terukur

Jakarta, TopBusiness – Dalam melaksanakan sederet program Corporate Social Responsibility (CSR), PT Bank BTPN Tbk (BTPN) lebih memfokuskan diri untuk memacu program pemberdayaan yang berkelanjutan. Hal ini pun sebagai langkah awal dalam mewujudkan sistem keuangan berkelanjutan.

Dan sepertinya program tanggung jawab sosial perseroan menjadi kian terarah berkat adanya program Daya. Karena program Daya menjadikan program-program CSR lainnya lebih mudah terlaksana.

Daya sendiri merupakan suatu program peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya nasabah Bank BTPN, di semua segmen, mulai dari korporasi sampai masyarakat berpenghasilan rendah (pra sejahtera produktif) atau pelaku UMKM.

Bahkan melalui program Daya ini, pemberdayaan para pelaku UMKM itu menjadi kian cepat dan terarah. Apalagi kemudian, ditopang dengan kemampuan teknologi digital melalui digital channel, yakni Daya.id.

Hal ini seperti disampikan oleh Tim dari Bank BTPN kala mengikuti proses wawancara penjurian TOP CSR Awards 2021 yang digelar secara virtual, Selasa (9/3/2021).

Pada saat proses penjurian itu Bank BTPN diwakili oleh Andrie Darusman, selaku Daya & Corporate Communication Head Bank BTPN; Yanuar R, sebagai Program Development dari Daya; lalu ada Herly Marwanto, sebagai Inside Head Daya; dan Linda Budiyarti dari Tim Daya.

Bank BTPN sendiri menjadi salah satu finalis yang terpilih mengikuti proses penjurian TOP CSR Awards 2021 yang kali ini mengusung tema, ‘Peran Strategis CSR dalam Mendukung Keberlangsungan Bisnis yang Berkelanjutan di masa Kenormalan Baru’. TOP CSR Awards 2021 ini digelar oleh Majalah TopBusiness dengan menggandeng beberapa asosiasi dan konsultan di bidang CSR yang kompeten.

Di depan Dewan Juri, Andrie memaparkan, Daya sendiri memiliki empat aspek pengembangan untuk mewujudkan program keberlanjutan itu. Yaitu pertama, pengembangan kapasitas diri (competence development); kedua, literasi keuangan (personal financial health); ketiga, peningkatan kapasitas bisnis (capacity to growth for business); dan keempat, kehidupan yang berkelanjutan (sustainable living).

BACA JUGA:   PTPN III Kembangkan CSR dengan Akuntabel

Untuk aspek pertama, Daya akan memberikan pengembangan kapasitas diri nasabah sesuai dengan keahlian yang diminati. Kemudian untuk aspek kedua, Daya menyuguhkan program edukasi keuangan untuk nasabah meliputi pengelolaan keuangan pribadi.

“Aspek ketiga, Daya sendiri memberikan pengembangan peningkatan usaha nasabah melalui program khusus dan terarah. Serta untuk aspek keempat, Daya akan menyalurkan program bagi nasabah untuk mencapai kualitas hidup yang lebih sehat dan hidup berkelanjutan,” beber Andrie.

Program tersebut sepertinya selaras juga dengan beberapa produk perseroan dalam rangka rencana aksi untuk mewujudkan keuangan berkelanjutan Bank BTPN. Seperti, pembiayaan hijau untuk segmen korporasi, reksadana filantropi, edukasi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) terkait dengan keuangan berkelanjutan, pemberdayaan agen BTPN WOW!

Selanjutnya ada kampanye terkait dengan lingkungan dan pengelolaan keuangan untuk nasabah Jenius, edukasi karyawan terkait dengan keuangan berkelanjutan, serta pengembangan standar operasi internal.

Dampak Positif Daya

Terkait program pemberdayaan UKM melalui digital channel itu, disebutkannya, beberapa program yang bisa diaplikasikan oleh UKM yang tersedia di Daya.id itu adalah pertama, memberikan program pemberdayaan yang bisa menjangkau area yang lebih luas lagi.

Kedua, menyediakan program pemberdayaan yang bisa diakses dimana saja dan kapan saja. Dan ketiga, memberikan solusi dan informasi yang andal tentang kewirausahaan dan gaya hidup.

“Program ini dirasa efektif karena lebih dari 50% pelaku UKM itu sudah menggunakan smartphone dan bisa mengakses Daya.id (2015). Dan dari yang kita tahu sendiri, untuk penerima manfaat dari program Daya ini telah mencapai lebih dari 1,4 juta peserta (2015). Jadi program ini efektif,” tandasnya.

Tak hanya itu, dijelaskan Andrie, berdasar riset yang dilakukan ternyata manfaat program Daya ini telah berhasil mengubah hidup masyarakat menjadi lebih baik. Hal ini mengacu kepada hasil riset SB IPB yang pada tahun 2015 lalu telah meriset dampak program peningkatan kapasitas bisnis terhadap peserta pelatihan wirausaha.

BACA JUGA:   Desa Makmur Peduli Api, Program CSR Inspiratif PT Sumalindo Hutani Jaya

“Berdasarkan hasil riset tersebut diketahui bahwa selain sebagai penyaluran pembiayaan kredit, melalui program Daya, Bank BTPN juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat UMKM.”

“Dan di tahun 2020 lalu, dilakukan analisa lanjutan dan diketahui bahwa ‘masyarakat yang mendapatkan program pemberdayaan lebih sejahtera dibandingkan yang tidak mendaptkan program pemberdayaan’.”

Dengan beberapa indikator keberhasilan adalah, sebanyak 75% dari jumlah responden ternyata mengalami peningkatan omset. Sebanyak 68,35% dari jumlah responden telah berhasil meningkatkan daya belinya. Sebanyak 20,91% omsetnya rata-rata meningkat. Dan sebanyak 23,63% rata-rata dari mereka pengeluarannya juga meningkat.

Tata Kelola CSR

Menurut Andrie, dalam melaksanakan program CSR, pihaknya membagi dalam empat tahap tata kelola CSR. Yakni, tujuan program, pengembangan program, pelaksanaan program, serta monitoring & evaluasi.

Untuk tujuan program akan selalu diselaraskan dengan peraturan pemerintah, Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC) Global guidline –sebagai pemegang saham utamanya, visi & misi Bank BTPN, strategi bisnis, dan isu-siu yang terjadi.

Untuk pengembangan program, dilakukan analisa profil terlebih dahulu, yang meliputi demografi, perilaku, kebutuhan, dan permasalahan yang dihadapi. Dengan begitu, pengembangan materinya menjadi lebih terarah seperti materi program, mitra, materi komunikasi, dan alat pengukuran.

Untuk aspek ketiga, terdiri dari laporan pelaksanaan program dilihat dari jumlah peserta program dan hasil evaluasi pelaksanaan program itu. Dan juga perbaikan pelaksanaan program baik itu perbaikan materi maupun perbaikan metode pelaksanaan.

Dan keempat aspek monitoring & evaluasi, yakni berupa laporan pelaksanaan program dengan mengukur kepuasan peserta program. Serta melakukan pengukuran dampak terhadap pihak eksternal dan melihat dari sisi analisa before (baseline) – after (dampak).

Termasuk juga, kata dia, dalam pelaksanaan program CSR ini pihaknya sudah mengadopsi ISO 26000. Antara lain perseroan sudah melakukan penghematan dengan menghindari air minum dalam kemasan (ADMK) berganti dengan air water dispendser.

BACA JUGA:   Sukses dalam Recovery, Bank Daerah Kota Madiun Jadi Kandidat Raih TOP BUMD Awards 2025

Dengan cara ini, kata dia, dalam setahun bisa mengurangi secara total 194.568 unit botol plastik atau setara dengan Rp182,85 juta. “Sehingga kita telah turut mengurangi konsumsi plastik dengan beralih mengkonsumsi air minum yang memiliki teknologi reverse osmosis,” katanya dengan menambahkan program lainnya adalah dengan melakukan pengurangan gas emisi dalam aktivitas perseroan seperti, seperti dalam konsumsi BBM, listrik, dan kegiatan perjalanan dinas.

Penghargaan Program Keberlanjutan

Sesuatu yang patut dibanggakan dari program keberlanjutan Bank BTPN ini adalah didulangnya beberapa penghargaan dari lembaga-lembaga internasional papan atas, seperti dari Fortune dan Majalah Forbes.

Pada 2016 lalu, perseroan tercatat masuk ke dalam daftar 50 perusahaan di seluruh dunia yang dinilai telah melakukan kinerja baik dalam menyelesaikan masalah sosial sekaligus juga di saat bersamaan perusahaan bisa mendulang untung.

Dalam daftar “Fortune Change The World” edisi September 2016, Bank BTPN melalui BTPN Wow! yakni agen Laku Pandai perusahaan, dianggap berhasil membantu masyarakat yang belum terjangkau layanan perbankan di Indonesia dan memainkan peranan penting dalam inklusi keuangan di Indonesia.

Pada waktu itu, Bank BTPN menduduki posisi ke-44 yang berhasil mengalahkan bran-brand internasional kenamaan lainnya, seperti Starbuck (ke-45), IBM (47), dan Tesla Motors (50).

Kemudian di tahun 2019 lalu, penghargaan internasional juga kembali berlanjut. Dalam daftar “Forbes 2019 World’s Best Bank” edisi Februari 2019, Bank BTPN terpilih sebagai bank peringkat terbaik ke-2 di Indonesia.

Penilaian tersebut dilakukan berdasarkan tingkat kepuasan secara umum dan parameter utama seperti kepercayaan, biaya, layanan digital, dan penasihat keuangan.

FOTO: TopBusiness

Tags: bank BTPNTOP CSR Awards 2021
Previous Post

Luar Biasa, Program CSR Peruri Masuk Dalam Strategi Prioritas Perusahaan

Next Post

Meski Bisnis Tertekan Aerowisata Konsisten Jalankan CSR

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR