Jakarta, TopBusiness—Perekonomian global diprakirakan makin baik, namun masih diikuti oleh kesenjangan yang tinggi antarnegara.
“Keberlanjutan pemulihan ekonomi tidak hanya dilandasi pada keberhasilan dalam penanganan pandemi dan program vaksinasi, namun juga bergantung pada efektivitas respons kebijakan yang ditempuh,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, akhir pekan kemarin, dalam keterangan tertulis.
Perry Wajiyo menyampaikan pentingnya upaya global yang terkoordinasi dengan baik untuk dapat terus mendorong pemulihan ekonomi, serta mendorong inklusivitas dalam pengembangan ekonomi dan sektor keuangan yang berwawasan lingkungan.
Dalam rangkaian Pertemuan Musim Semi International Monetary Fund dan World Bank (IMF-World Bank), Perry mengatakan bahwa pemulihan ekonomi global menghadapi sejumlah faktor risiko.
Antara lain, peluang kembali merebaknya pandemi, pengetatan kondisi keuangan global, dampak ekonomi dari pandemi yang berlangsung lama, munculnya permasalahan sosial, meningkatnya bencana alam, serta risiko geopolitik.
