Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, diproyeksi masih akan melanjutkan koreksinya. Hal ini karena masih banyaknya sentiment negatif yang menopang Indeks.
Menurut analis pasar modal dari Binaartha Sekuritas, IHSG masih ditutup terkoreksi 0.55% di level 6052.54 pada Senin, 19 April 2021. Dan untuk perdagangan hari ini, berdasarkan indikator, MACD telah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih berada di area netral.
“Meskipun demikian, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG,” kata Nafan dalam Binaartha Technical Research, Selasa (20/4/2021).
Dengan kondisi tersebut, berdasarkan rasio fibonacci, kata dia, untuk level support maupun resistance minimum IHSG berada pada rentang 6027.60 hingga 6081.11.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
– BBNI, dengan daily (5875). RoE: 2.91%; PER: 33.27x; EPS: 177.32; PBV: 0.97x; Beta: 1.97. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi” pada area 5775 – 5875, dengan target harga di level 6050, 6900 dan 7950. Support: 5450.
– BJBR, dengan daily (1480). RoE: 14.05%; PER: 8.54x; EPS: 173.94; PBV: 1.20x; Beta: 1.89. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 1470 – 1480, dengan target harga secara bertahap di level 1510, 1530, 1610, 1695 dan 1775. Support: 1450.
– DOID, dengan daily (376). RoE: -1.73%; PER: -43.99x; EPS: -8.55; PBV: 0.76x; Beta: 3.17. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 364 – 376, dengan target harga secara bertahap di level 390, 420, 494 dan 565. Support: 364, 346 & 330.
– EMTK, dengan daily (2450). RoE: 16.60%; PER: 72.26x; EPS: 33.63; PBV: 11.06x; Beta: 0.52. Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 2400 – 2450, dengan target harga secara bertahap di level 2500, 2580, 2780 dan 2970. Support: 2380, 2340 & 2280.
– LPKR, dengan daily (196). RoE: -10.18%; PER: -4.45x; EPS: -44.01; PBV: 0.45x; Beta: 1.98. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 192 – 196, dengan target harga secara bertahap di 212, 224, 234 dan 274. Support: 177.
– PTBA, dengan daily (2420). RoE: 14.09%; PER: 11.66x; EPS: 207.55; PBV: 1.65x; Beta: 1.07. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola morning star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 2360 – 2420, dengan target harga secara bertahap di level 2540, 3120 dan 3700. Support: 2290.
– SMGR, dengan daily (10450). RoE: 7.83%; PER: 22.29x; EPS: 473.27; PBV: 1.76x; Beta: 1.57. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 10250 – 10450, dengan target harga secara bertahap di level 10700, 11275, 12625 dan 13950. Support: 10250 & 9925.
– TOWR, dengan daily (1100). RoE: 24.95%; PER: 22.15x; EPS: 49.89; PBV: 5.53x; Beta: 0.83. Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10, MA 20 maupun MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 1090 – 1100, dengan target harga secara bertahap di level 1140, 1250 dan 1360. Support: 1055.
FOTO: Rendy MR (TopBusiness)
