Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan tim riset Samuel Sekuritas Indonesia via website samuel.co.id, berpotensi melemah, sebab minim sentimen.
Bursa saham Amerika ditutup di zona negatif semalam. Dow Jones -0,94%, S & P500 -0,92%, Nasdaq -0,94%. Biden berencana menaikkan pajak capital gain sebesar 39,6% untuk orang Amerika yang berpenghasilan lebih dari USD 1 juta per tahun.
Sementara itu, imbal hasil UST 10Y turun menjadi 1,55%. Investor juga masih menanti laporan keuangan 1Q21 sejumlah perusahaan.
Bursa Asia bergerak positif kemarin. Nikkei 2,38%, Hang Seng 0,47%, Kospi 0,18%, sementara Shanghai melemah 0,23%. Indeks EIDO ditutup melemah 1,57% pada perdagangan kemarin, sedangkan IHSG ditutup cenderung datar (+ 0,02%) ke level 5.994.2.
Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 145,4 miliar. Penjualan bersih tertinggi di pasar reguler dicetak oleh TAPG (Rp 205,5 miliar), BBRI (Rp 121,4 miliar), dan BBTN (Rp 37,3 miliar), sementara pembelian bersih asing tertinggi di pasar reguler yang dituliskan oleh ASII (Rp 163,1 miliar), TLKM ( Rp 68 miliar, dan LPPF (Rp 33,2 miliar). ASII, BBCA, dan TLKM menjadi top leading movers, sedangkan top lagging movers adalah BBRI, UNTR, dan ARTO.
Kasus positif COVID-19 Indonesia bertambah 6.243 kemarin (23/4) (+ 9,1% setiap hari), dengan jumlah tes sebesar 55,681 (+ 18,3% setiap hari) sementara jumlah pasien sembuh bertambah 5,993 (-18,1% setiap hari). Total kasus COVID di Indonesia hingga saat ini telah mencapai 1.626.812 (tingkat positif17,2%).
Dari program vaksinasi, hingga saat ini dosis 1 vaksin COVID-19 telah diberikan pada 11,4 juta orang di Indonesia, 6,3% dari target (-2,8% harian, +163,194), sedangkan dosis 2 sudah diberikan pada 6,4 juta orang (-12,6%) harian, +166.194). Kemenkes mengungkap ada 135 WN India yang masuk ke Indonesia saat terjadi ledakan kasus kasus COVID-19 di sana (+314 ribu kasus pada Kamis). Pemerintah memperketat aturan mudik dengan masa pengetatan perjalanan menjadi 22 April – 24 Mei 2021, yang diharapkan dapat membantu mendukung jumlah kasus positif di Indonesia
Menteri Keuangan melaporkan total belanja negara hingga akhir Maret 2021, naik + 15.6% yoy sebesar IDR 523 triliun. Dari total belanja negara tersebut, sebanyak IDR 350 triliun belanja pemerintah pusat. Pagi ini, Nikkei dan Kospi dibuka melemah 0.,82% dan 0,56%. “Sentimen minimum, IHSG yang diperkirakan bergerak datar cenderung melemah mengikuti bursa global dan regional,” demikian tertulis.
