TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pameran Fashion Muslim akan Digelar Kemenperin

Achmad Adhito
5 May 2021 | 10:07
rubrik: Business Info
Pameran Fashion Muslim akan Digelar Kemenperin

busana muslim---istimewa

Jakarta, TopBusiness—Kementerian Perindustrian (Kemenperin) gencar mendorong pelaku industri fashion muslim di tanah air agar semakin berdaya saing, hingga merambah pasar mancanegara. Guna memperkenalkan produk fashion muslim unggulan nasional, Kemenperin akan menyelenggarakan pameran virtual Indonesia Industrial Moslem Exhibition (ii-Motion) pada 3-5 Juni 2021.

“Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan perkembangan tren industri halal di Indonesia, termasuk di sektor industri fashion muslim,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, dalam keterangan tertulis yang dipublikasikan pada kemarin malam.

Perhelatan yang mengusungtema “Local is The New Global” ini diharapkan dapat mendorong industri produk halal lifestyle agar terus berinovasi dan adaptif dengan kebutuhan pasar saat ini. “Hadirnya pameran ii-Motion yang didorong olehkerja sama pemerintah, desainer,dan beragam stakeholder akan mengangkat citra fashion muslim tanah air sehingga mempermudah pencapaian target Indonesia sebagai pusat fashion muslim dunia pada tahun 2021,” ungkap Gati.

Pada gelaran ii-Motion 2021, peserta pameran terbanyak berasal dari industri kecil menengah (IKM) bidang fashion. “Tak dipungkiri, Indonesia merupakan konsumen pakaian jadi terbesar ketiga di antara negara anggota OKI, setelah Turki dan Uni Emirat Arab. Konsumsi fashion muslim Indonesia mencapai USD21 miliar. Sementara, konsumsi fashion muslim dunia diperkirakan mencapai USD402 miliar pada tahun 2024. Ini peluang yang perlu kita rebut,” imbuhnya.

Gati mengemukakan, Indonesia berpotensi menjadi pemain utama industri fashion muslim dunia karena memiliki keanekaragaman produk, keberadaan komunitas fashion muslim, serta asosiasi fashion muslim yang tersebar di berbagai daerah.

“Industri fashion memberikan kontribusi cukup besar terhadap perekonomian nasional. Industri pakaian sangat erat kaitannya dengan industri tekstil. Berdasarkan catatan kami, kontribusi industri tekstil dan pakaian jadi mampu menyumbang 6,76 persen terhadap industri pengolahan nonmigas pada tahun 2020,” sebutnya.

BACA JUGA:   Listrik untuk PON Merauke Sangat Cukup
Tags: industri fashionpameran busana muslim
Previous Post

IHSG di Bursa Efek Indonesia Terlihat Terungkit

Next Post

Kantongi Rp33 Miliar dari IPO, Pengelola Lucy In The Sky Rencanakan Bisnis Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR