TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Penuhi Empat Hal Ini, Bank Banten Dinyatakan Sehat oleh OJK

Busthomi
7 May 2021 | 10:52
rubrik: Finance
Resmi Dilantik, Ini Target Manajemen Baru Bank Banten

Jakarta, TopBusiness – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) atau Bank Banten resmi dinyatakan sebagai bank dengan peringkat komposit tiga, yang siap melakukan pengembangan bisnis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Status ini disematkan setelah Bank Banten berhasil memenuhi empat persyaratan dari sisi permodalan, likuiditas, penyelesaian kredit bermasalah, dan penggantian jajaran manajemen.

Surat pemberitahuan status Bank Banten  dari OJK diterima langsung oleh Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) di Jakarta, Kamis (6/5/2021) kemarin.

“Alhamdulillah. Hari ini Bank Banten dinyatakan sehat oleh OJK,” ujar Sang Gubernur, seperti dalam keterangan resminya yang diterima media, Juamt (7/5/2021).

Atas pencapaian tersebut, Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarrudin menyambut baik atas ditetapkannya Bank Banten sebagai bank yang sehat.

“Status bank sehat ini sekaligus merupakan pengakuan atas upaya transformasi yang tengah dilakukan melalui perbaikan kinerja bisnis secara berkelanjutan, penguatan likuiditas, permodalan, penguatan manajemen risiko dan penerapan good corporate governance (GCG) di Bank Banten.”

Bank Banten saat ini telah menyiapkan berbagai strategi untuk melakukan ekspansi bisnis yang terukur demi memperoleh laba di tahun 2021. Beberapa strategi yang telah disiapkan di antaranya melalui refocusing market kredit dengan lebih menyasar pada kredit yang tidak memiliki risiko tinggi, khususnya segmen ASN dan Pensiunan serta melalui Penawaran Umum Terbatas VII pada triwulan IV 2021.

Selain itu, Agus Syabarrudin juga telah menyiapkan empat grand design strategi penguatan Bank Banten.

Pertama, melalui penguatan talenta perusahaan di mana segenap insan Bank Banten harus memiliki standar profesional yang tinggi. Kedua, melakukan penguatan permodalan dan likuiditas. Ketiga, Bank Banten berupaya melakukan ekspansi bisnis yang terukur melalui penyelarasan model bisnis.

BACA JUGA:   FIFGROUP Ditetapkan sebagai The Best Performance Multifinance 2024

Dan keempat, mengakselerasi transformasi digital dalam rangka integrasi pengembangan teknologi informasi untuk menunjang terlaksananya Ekosistem Keuangan Daerah.

Sebelumnya di awal tahun 2021, Bank Banten berhasil memperoleh pendanaan sebesar Rp 1,871 triliun dari Penawaran Umum Terbatas VI yang dilaksanakan pada akhir Desember 2020 hingga awal Januari 2021.

Dengan terlaksananya aksi korporasi tersebut, kepemilikan saham Pemprov Banten di Bank Banten melalui PT Banten Global Development meningkat menjadi 78,21%. Sedangkan 21,79% lainnya dimiliki oleh publik.

“Kami berharap berbagai strategi yang telah kami siapkan ini dapat menjadikan Bank Banten sebagai ‘Bank Jawara,’ jago dan juara melalui pertumbuhan bisnis yang berkesinambungan, memberikan nilai tambah kepada seluruh nasabah, masyarakat dan para pemangku kepentingan serta mengakselerasi peningkatan pertumbuhan perekonomian Provinsi Banten,” pungkas Agus.

FOTO: Istimewa

Tags: Bank Bantenbank sehatojk
Previous Post

Penonton Televisi Naik 14% Saat Ramadan

Next Post

Penjualan AVA iFamily Protection Naik 300%, Sejak Awal Diluncurkan di PermataMobileX

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR