TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Penuh Tantangan BLUD-RSUD dr. H. Ibnu Sutowo untuk Naik Kelas jadi Tipe B

Albarsyah
17 May 2021 | 15:48
rubrik: Event
Penuh Tantangan BLUD-RSUD dr. H. Ibnu Sutowo untuk Naik Kelas jadi Tipe B

Jakarta, TopBusiness – Manajemen BLUD-RSUD dr. H. Ibnu Sutowo, sebagai salah satu Rumah Sakit Umum Milik Daerah pemerintahan Kabupaten Ogan Komering Ulu( OKU), Baturaja, Sumatera Selatan ini mengaku sangatlah sulit sekali untuk meningkatkan status dari RSUD Tipe C menjadi Tipe B.

“Untuk naik kelas layanan satu tingkat saja sangat berat sekali dirasakan oleh managemejen RSUD ini. Dalam peningkatan peringkat kelas ini harus ada beberapa prasryarat mutlak yang harus dilakukan pihak management RSUD tersebut, demilkian pula yang dirasakan oleh RSUD dr. H. Ibnu Sutowo ini. Dimana prasyaratnya untuk naik kelas menjadi Tipe B, harus peningkatan layanan dan kualitas  pelayanan spesialis meningkat menjadi lebih baik dari sebelumnya dari Tipe C,” kata dr. Ryana Dyana. R kepada tim Dewan Juri TopBUMD Awards 2021 yang diselanggarakan melalui digital dengan menggunakan zoom meeting, antara Jakarta dan Baturaja, Sumatera Selatan.

Kembali dia menegaskan. “Kami mengalami kesulitan untuk bisa naik kelas dari RS tipe C menjadi RS Tipe B, kendala yang sangat kami rasakan keengganan para dokter-dokter spesialis untuk berkarya di RSUD ini, tentunya ada juga beberapa point penyebab utamanya para dokter spesialis ini untuk mendarmabaktikan keahlihannya di RSUD ini,” ungkap dia.

Diakuinya, kami melihat memang keberadaan RSUD Baturaja ini memeng sangat jauh jaraknya dengan kota Propinsi Sumatera Selatan ini, dengan kota Palembang. Lantas kendala lain juga honor yang mungkin dipandang sangatlah kecil bagi para spesialis  tersebut untuk bisa bergabung mendarmabaktikan keahliannnya dalam spesialisasi di RSUD.

Ryana menjelaskan untuk honor yang sangat baik di RSUD ini kami menawarkan honor bagi dokter spesialis kami tawarkan diangka Rp 15 juta, ucap Ryana.

BACA JUGA:   Kualitas IT Jempolan, PAM Tigo Siap Menjadi Perusahaan Air Minum yang Smart, Berbasis Teknologi dan Terbaik di Sumatra

Sementara itu, Ryana menjelaskan RSUD ini terus memacu peningkatan pelayanan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Baturaja, dan juga RSUD ini pun menjadi rumah sakit rujukan Kabupaten dan bahkan juga menjadi rujukan Provinsi pula.

Berbagai Prestasi yang diraih RSUD, tahun 2016 RSUD terakreditasi pada tahun dengan predikat utama, lantas juga di tahun 2016 mendapatkan penghargaan rumah sakit saying ibu dan anak, pada tahun 2019 meraih Re-Akreditasi  SNARS dengan predikat utama. Tahun 2020 pencapaian target kinerja sesuai kinerja yang dibuat pada awal tahun 2020. Serta juga jadi Role Model pelayanan public dari kemenpan RB dengan kategori Baik.

Lantas juga prestasi yang sangat mengembirakan RSUD ini telah berkontribusi dalam pembangunan gedung baru melalui pemindahbukuan dana BLUD pada tahun 2020 sebesar Rp 14 miliar untuk membantu percepatan pembangunan gedung baru.  Dan juga manajemen RSUD ini pun telah melakukan sinergi dengan pihak perbankan Mandiri, Bank Syariah Mandiri dan Muamalat dalam mengelolah investasi berjangka untuk memberikan keuntungan bagi stakeholder.

Serta juga telah membangun dgitalisasi dalam seluruh operasionalnya dengan aplikasi SIM-RS,dan aplikasi layanan berbasis online digital, sehingga RSUD ini pun mendapatkan prestasi terbaik dan unggul se-Sumaterara Selatan.

Sebagai RSUD dengan pelayanan sosialnya sebesar 87 persen ini, akan tetapi juga memberikan konstribusi laba bagi kesejahteraan karyawan dan juga memberikan setoran laba bagi stake holder Pemerintah Kabuten. Nilai manfaat yang sangat besar bagi Pemerintahan Kabuten Baturaja ini bukan hanya berapa besaran laba yng disetorkan RSUD ini sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) akan tetapi berapa tingkat kesehatan dan harapan hidup masyarakat dengan keberadaan RUSD milik Pemerintah Kabupaten Baturaja.

Dimana kontribusi layanan terbaik RSUD ini pun turut menciptakan laba dari kegitan usaha pelayanan medis berbasiskan layanan social, pada tahun 2016 menghasilkan laba 5% dengan capaian Rp 5.089.324.612.76, dan tahun 2017 sebesar 5% dengan besaran Rp 5.145,499.126.00. dan tahun2018 dengan laba 2% dengan capain Rp 2,065,337,257.86, dan capai tertinggi di tahun 2019 sebesar 20% dengan capaian Rp 20,941,832,356.32 dan laba tahun 2020 ini sebesar 4% dengan capaian Rp 3,950,664,045.10.

BACA JUGA:   BMM Tawarkan Model Filantropi Hybrid, Integrasikan Wakaf, CSR, dan UMKM

Tentunya prestasi dan layanan RSUD tentunya sangatlah apik, baik itu dalam meberikan layanan terbaiknya bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Baturaja ini bahkan juga merambah pula ke Kabupaten tetenga, Inovasi layanan medis yang dibanguna RSUD ini memberikan layanan jemput bola ke rumah-rumah oleh tim dokter dan tenaga medis di seluruh Kabupaten ini.

Dimana program SEGER, Spesialist For Geriatri, home care specialist for geriatric serta juga ada program LEMAKNIAN, Layanan Berempati Masyarakat Kecil Bernurani dan Kebersamaan, dimana program komprehensif ini termasuk layanan jemput bola bagi masyarakat kurang mampu dalam pemberian pelayanan segera serta rujukan dan pendampingan  ke RSUPN dan RS Muhammad Husein Palembang   dimana dengan penyakit kronis dan langka akan ditangani secara tuntas oleh team medis RSUD Baturaja ini, dimana program jemput bola ini merupakan program unggulan dan inovasi apik yang digagas management dengan layanan 87% layanan medis dengan jemput bola selama 24 jam.

“Kami memberikan layanan jemput bola ini agar pelayanan kepada masyarakat kurang mampu akan dapat maksimal tertangani selama 24 jam penuh, para dokter spesialis langsung terjun ke masayarakat yang memang memerlukan bantuan uluran tenaga medis yang cepat, tepat dan tanpa dipungut biaya bagi masyarakat kurang mampu”, tegas Ryana.

Previous Post

Rusun Sekolah Seminari Tertua di NTT Dibangun

Next Post

Ini Strategi BPR Pekanbaru dalam Meningkatkan Kinerja Keuangan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR