TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Core Business AP 1 Sejalan dengan CSR

Albarsyah
18 May 2021 | 15:27
rubrik: Event
Angkasa Pura I Resmikan Fasilitas Keamanan Berteknologi Tinggi

Jakarta, TopBusiness – PT Angkasa Pura 1 (Persero) mempunyai core business dalam memberikan pelayanan kebandaraan (services airport) secara totalitas bagi seluruh maskapai penerbangan dan bisnis-bisnis lain yang terkait dengan kebandaraan (airport hub).

Tentunya peran besar yang harus dilaksanakan perusahaan pelat merah atau BUMN milik negara ini, tidak hanya semata memberikan services pada airport hub semata. Akan tetapi ada misi yang sangat besar. Karena peran airport merupakan pintu gerbang bagi suatu negara.  Selanjutnya, di halaman depannya untuk menjelajah keelokan nusantara dari berbagai destinasi potensi yang dimiliki negara  seribu nyiur melambai ini.

Oleh sebab itu operasional bisnis yang dibangun oleh AP 1 ini sudah sesuai dan sejalan dengan core business. Serta proses bisnisnya yang dijalankan korporasi kebandaraan sejalan pula dengan corporate social responsibility (CSR) dan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), dimana nilai yang diadop oleh perusahaan ini mengacu kepada ISO 26000 tentang CSR.

Lantas pula ada kebijakan direksi dengan melalui persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), serta juga mengacu kepada tata kelola perusahaan dengan baik GCG. Kemudian, mengacu kepada aturan menteri BUMN dalam PKBL dan juga mengacu serta menerapkan opersional SDGs Development Goals, juga tidak ketingalan terapkan proram NAWACITA yang diusung Jokowi.

Menurut Nur Sapto, selaku VP PKBL AP 1, dalam daring aplikasi zoom meeting online, AP 1 telah melakukan program PKBL-nya dengan sangat apik. Kami membangun dan membina Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) di seluruh nusantara dengan secara spesifik di seluruh bandara keberangkatan mulai dari berbagai produk kerajinan serta kriya dengan spesifik produk unggulan daerah-daerah nusantara.

Dikatakan dia, membangun CSR yang sejalan pula dengan SDGs Development Goals dalam hal tourism dan kepariwisataan. Oleh sebab itu pula, perseroan membangun senergi dengan masyarakat lokal sekitar bandara yang dioperasikan agar mengelola Sumber Daya Alam (SDA) lokal sehingga bisa dijadikan daya tarik wisatawan lokal dan mancanegara untuk menyambangi keistimewaan daerah tersebut.

BACA JUGA:   Sistem dan Infrastruktur GRC Lengkap, Kinerja Jamkrida Jakarta Makin Mantap

Kemudian, para wisatawan mendapatkan sebuah keistimewaan yang sangat berbeda pula dengan wilayah lainnya. Seperti ex bandara Yogyakarta yang jadikan lokasi foto-foto bagi seluruh pengunjung yang sangat menjanjikan dengan wajib berfoto ria.

“Dan juga AP 1 bermitra dengan masyarakat lokal di Yogyakarta, Semarang dan Sulawesi untuk merawat serta mengeksplor kawasan mangrove menjadi destinasi wisata nan menjanjikan untuk disambangi para explorer dan pecinta wisata”, tegas Nur Sapto.

Lanjut Nur, AP 1 juga terus membangun Peningkatan kemampuan sumberdaya manusia lokal  di wilayah operasioanal bandara yang dikelolah AP1. Setiap tahunnya AP 1 memberikan beasiswa setingkat Diploma 3 bagi masyarakat lokal bandara melalui program CSR, dimana lulusan beasiswa ini akan menjadi karyawan di bandara AP 1.

“Tentunya dengan program beasiswa ini proses bisnis AP 1 akan tetap suitainan dan mastyarakat pun dapat terbantu pula. Tahun ini sebanyak 58 mahasiswa paket bea siswa ini yang terjaing program bea siawa AP 1”, tegas Nur.

Dalam rangka menyehatkan masyarakat, menyehatkan ibu-ibu hamil, menekan stunting serta menyehatkan para manula, AP 1 pun turut memberikan perhatian super extra di wilayah opresionilnya. “Program kesehatan ini sudah berjalan dengan baiknya semenjak tahun 2012. Setiap tahunnya kita pantau, kita bahas dan kita adakan evaluasi. Bidang kesehatan ini akan mempengaruhi tingkat budaya, social di masyarakat pula,” ujar Nur Sapto.

AP1 dengan Bandara Yogyakarta mendapatkan respon sangat positif dari Kemenko Maritim dan Investasi, Luhut Pangaribuan, agar ex bandara lama Yogyakarta tersebut dapat ditingkatkan menjadi destinasi wisata kebandaaraan yang sangat menjanjikan bagi wisatawan lokal dan asing.

“Tentunya kita bisa kemas lebih apik dan menjanjikan bagi wisatawan untuk menambah waktu kunjungannya”, ucap Nur.

BACA JUGA:   Inilah Temuan Penting Dewan Juri TOP CSR Awards 2024

Kinerja apik AP 1 dalam melaksanakan operasional kebandaran juga telah mendapatkan penilaian terbaik oleh lembaga internasional dari Canada. Dalam rangka menerapkan bandara yang efisien, efektif serta juga menerapkan green building. Oleh sebab, bandara-bandara yang baru dibangun dengan konsep Building Otomation, artinya pengunaan komponen perlengkapan disesuaikan dengan kebutuhan serta pengunaan Teknlogi Information Computer (ICT) yang sangat memberikan peranan besar.

Dan juga konsep green building ini sudah menjadi tuntutan dunia dalam rangka mengurangi efek rumah kaca serta menjadikan building smart pula.

Foto: Istimewa

Previous Post

SKK Jewels Beri Keyakinan Konsumen Berinvestasi pada Perhiasan Ber-SNI

Next Post

Soal Piutang tak Tertagih, IPCC Perbaiki Kolektabilitas Piutang

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR