Jakarta-Thebusinessnews. Untuk mendapatkan pinjaman senilai 3 miliar Dollar As ketiga Bank BUMN yakni Bank Mandiri, BNI dan BRI harus membayar commitment fee sebesar 0,5 persen dari total pinjaman diatas atau 15 juta dollar AS. Hal itu disebabkan pinjaman itu bersifat stand by loan atau penarikan dana berdasarkan kebutuhan.
Angka itu disampaikan Direktur Utama PT BNI Tbk, Achmad Baiquni usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat Komisi VI DPR RI, di gedung DPR Jakarta, Selasa 29 September 2015. “ Commitment feenya sekitar 0,5 persen dari total pinjaman, itu ringan karena jangka waktunya panjang atau 10 tahun.” Ungkap dia.
Sementara itu, ketiga Bank BUMN tersebut juga akan dibebani bunga pinjaman sebesar 3,38 persen pertahunnya. Bunga pinjaman tersebut menurut dia terbilang aktratif , sebab jika di bandingkan dengan corporate bond 10 tahun dengan bunga 5,61 persen dan surat berharga dalam bentuk valuta asing dengan tenor 10 tahun dengan bunga sebesar 5,20 persen.
Seperti diketahui pinjaman tersebut buntut dari hasil pertemuan Presiden RI Joko Widodo dengan Presiden RRT Xi Jinping 26 Maret 2015.Dalam pertemuan itu disepakati bantuan Tiongkok kepada Indonesia di sektor Keuangan, Infrastruktur dan antariksa. Selanjutnya Joko Widodo meminta Menteri BUMN Rini Soemarno menindak lanjuti pertemuan itu.
Hasilnya Presiden Direktur CDB, Zheng Zhijie sepakat memberi pinjaman awal sebesar 3 miliar dollar AS kepada tiga bank diatas. Pinjaman itu dengan tenor 10 tahun dan grace periode tiga tahun. Kedepannya tidak menutup kemungkinan ketiga bank tersebut akan kembali mendapat kuncuran pinjaman. “ ini tahap awal jika berhasil akan mendapat tambahan pinjaman lagi,” ungkap Deputi Bidang Jasa Keuangan,Survey dan Konsultasi Kementerian BUMN, Gatot Trihargo. (Az)