Jakarta, TopBusiness – Gunung Kidul merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang kerap mengalami dampak kekeringan. Memahami kondisi yang demikian, PDAM Tirta Handayani Gunung Kidul, kian bersemangat untuk membangun (fasilitas) air bersih menjadi lebih baik lagi. Hal itu seperti diungkap oleh Toto Sugiharta, Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Gunung Kidul pada sesi Penjurian TOP BUMD Awards 2021 yang digelar Majalah Top Business secara virtual.
“Kami mempunyai semangat yang tinggi untuk mengakhiri tagline di TV ‘Kekeringan di Gunung Kidul’, karena potensi di Gunung Kidul cukup memungkinkan untuk itu. Sumber air, sungai bawah tanah sangat banyak, dan itu yang akan kami optimalkan,” ungkap Toto.
Lebih lanjut dikatakan Toto, PDAM Tirta Handayani Kabupaten Gunungkidul mempunyai visi menjadikan Perusahaan Daerah Air Minum yang berkembang, sehat, mandiri dan berdaya saing untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gunungkidul.
Sementara untuk merealisasikan visinya, PDAM Tirta Handayani mengusung sejumlah misi, antara lain:
- Mengelola perusahaan berdasarkan prinsip-prinsip “Good Corporate Goverment”.
- Memberikan pelayanan air minum kepada masyarakat yang memenuhi aspek Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas serta Keterjangkauan.
- Sumber daya manusia yang kompeten dalam pengelolaan perusahaan.
- Mewujudkan pelayanan prima (excellent service).
- Melestarikan sumber air baku untuk meningkatkan cakupan pelayanan air minum.
- Pengelolaan perusahaan yang efektif dan efisien.
“Kami sudah berusaha untuk menjalankan misi ini secara bertahap untuk mencapai apa yang diinginkan PDAM berkembang dan sehat. Dari penilaian audit BPKP saat ini kami dalam kondisi sehat dan baik,” ungkap Toto.
Lampaui Target Jumlah Pelanggan di 2020
Dalam paparannya Toto juga mengungkap bahwa PDAM yang dipimpinnya yang terus mengalami perkembangan. ”Rata-rata dalam satu tahun anggaran kami bisa menambah kurang lebih 2.000 sambungan rumah. Kemudian dalam bidang usaha lain, kami sedang berproses untuk membuat air minum dalam kemasan,” ujar Toto.
Sejurus dengan kondisi perusahaan yang dinilai sehat oleh BPKP, Toto mengaskan bahwa kinerja PDAM Tirta Handayani Gunung Kidul berdasarkan berdasarkan Kepmendagri 47 Tahun 1999 dinilai dalam kondisi baik. Pun berdasarkan BPPSPAM, di mana PDAM Gunung Kidul dinyatakan dalam kondisi sehat.
Dari sisi pelanggan PDAM Tirta Handayani Gunung Kidul yang memiliki proporsi usaha 50% laba dan 50% layanan publik atau sosial ini telah memiliki pelanggan sebanyak 52.622 SL sampai dengan akhir Desember. Bila dibandingkan dengan target pelanggannya di tahun 2020 yang sekitar 52.212 SL, bisa dikatakan bahwa PDAM Tirta Handayani Gunung Kidul telah berhasil merealisasikan, bahkan melampaui target yang dibidiknya pada tahun tersebut.
Selain berhasil mencapai target jumlah pelanggan, PDAM Tirta Handayani juga telah melakukan sejumlah terobosan, seperti:
- Membuat akun Facebook, Instagram sebagai sarana untuk menyampaikan informasi-informasi yang terkait dengan pelayanan pelanggan.
- Melakukan bakti sosial penanaman pohon untuk konservasi air, donor darah dalam rangka Hari Air Se-Dunia.
- Mengadakan lomba foto bagi masyarakat pelanggan dengan tema “Hemat Air”.
- Melayani pengaduan/komplain pelanggan dengan cepat.
- Menjalin komunikasi dengan media cetak maupun media elektronik untuk menyampaikan program-program dan upaya yang dilakukan PDAM.
Adapun hal yang membanggakan lainnya dari PDAM Tirta Handayani adalah meskipun (tengah) menghadapi wabah Covid-19, perusahaan masih tetap bisa bertahan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait kebutuhan air bersih, dan tetap bisa mempertahankan nilai kinerja dengan kriteria BAIK dan SEHAT.
Tidak ketinggalan, PDAM Tirta Handayani juga memiliki beberapa inovasi yang disebut layak menjadi contoh bagi BUMD lain, seperti:
- Membuat aplikasi SIMPEG (Sistem Informasi Pegawai PDAM terkait kegiatan pelaksanaan pekerjaan sehari hari).
- Membuat aplikasi absensi melalui handphone untuk mencegah penularan Covid 19 melalui fingerprint.
- Membuat Sistem Informasi Pelanggan melalui aplikasi SIP yang bisa diunduh oleh semua pelanggan.
Penulis: Fauzi
