TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pengembangan Energi Terbarukan Perlu Insentif

Nurdian Akhmad
2 October 2015 | 18:38
rubrik: Capital Market

Jakarta-Thebusinessnews. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia  (HIPMI) akan memberikan perannya dalam percepatan pembangunan Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) .Terutama yang bertenaga  Mini -Micro Hdro dan Hidro, Biomasa, Surya, serta Angin di seluruh Indonesia, terutama di daerah-daerah pelosok terpencil yang belum tersentuh oleh penerangan listrik selama ini.

Hal itu untuk meningkatkan  Rasio elektrifikasi di atas 84,3%, sementara itu rasio elektrifikasi di wilayah timur Indonesia masih di bawah 60%, apalagi Papua, rasio elektrifikasinya hanya 43,5%, Nusa Tengara Barat (NTB) hanya 58,7%.

“Kami pengusaha muda HIPMI akan berperan aktif dalam pembangunan EBTKE terutama di daerah-daerah terpencil dengan potensi Sumber Daya Alam (SDA) untuk kepembangkittan EBTKE sangat-sangat melimpah sekali. Dalam rangka meningkatkan rasio bauran EBTKE dari 5% menjadi 20%”, tegasketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia,  Reza Yogaswara Jakarta, Rabu,30 September 2015.

Sementara itu Direktur  Blue Bird, Bayu Priawan Djokosoetono menegaskan, bahwa  pengembangan EBTKE di Indonesia ini harus mendapat perhatian khusus dari seluruh sektor, baik itu pemerintah pusat, daerah,  perbankan. Serta butuh  pemberian beberapa insentif dalam bentuk pajak dan lainnya.” Saat ini kita para pengusaha ini tidak mendapat dukungan pendanaan dari dalam negeri. Pihak perbankan kita tidak ada yang memberikan kucuran dana bagi pengusaha-perusahaan kecil, rata-rata perusahaan akan mengucurkan kredit kepada perusahaan besar saja.”  tegas Bayu.

Menurut Direktur Utama Siner Group, Riza Suarga  bahwa Indonesia memiliki potensi SDA EBTKE sangat melimpah. Pihaknya berencana berinvestasi pada proyek EBTKE ini sebesar  17, 1 miliar dollar AS dengan konsentrasi dalam pembangunan pembangkit listrik Biomassa sampah hutan industry. Dimana Siner Group juga mendapatkan izin konsensi Hutan Tanaman Industri (HTI) di Worowali, Sulawesi dengan luas konsensi 6.200 hektar.” Siner group akan membangun pembangkit biomassa di 71 kabupaten dan kota seluruh Indonesia,” ujar Riza.(AL)

BACA JUGA:   BNI Sekuritas: Empat Saham Ini Patut Dilirik Investor
Previous Post

APUF -Y dan APUF -6 Bahas Isu-isu Perkotaan Baru

Next Post

BI Minta BEI Jalankan Kebijakan OJK

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR